Capres Konvensi Tak 'Menjual', Demokrat Berharap Tuah dari SBY

Capres Konvensi Tak 'Menjual', Demokrat Berharap Tuah dari SBY

- detikNews
Rabu, 07 Mei 2014 13:59 WIB
Capres Konvensi Tak Menjual, Demokrat Berharap Tuah dari SBY
Jakarta - Di saat sejumlah partai politik dan calon presiden sibuk menggalang koalisi, Partai Demokrat masih belum bergerak. Partai berlambang segitiga biru itu masih menunggu hasil survei atas elektabilitas 11 perserta konvensi capres. Padahal sejumlah lembaga survei menempatkan ke-11 capres konvensi itu di urutan buncit.

Elektabilitas capres peserta konvensi jauh di bawah Joko Widodo (Jokowi), Prabowo Subianto, dan Aburizal Bakrie (Ical). Mengapa Demokrat ngotot mempertahankan konvensi?

Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman mengatakan, saat mengusung capres atau cawapres tak hanya ditentukan oleh angka survei elektabiltas peserta konvensi. Melainkan juga dipadukan dengan angka approval rating atau tingkat kepuasan publik atas pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Hayono menyebut approval rating SBY saat ini mencapai 60 persen. Apabila nanti ada peserta konvensi yang menurut hasil survei, elektabilitasnya mencapai angka minimal untuk digabungkan dengan approval rating SBY, maka Demokrat akan mengusung capres sendiri.

Menurut Hayono approval rating SBY sekarang akan mempengaruhi elektabilitas calon presiden yang akan diusung Partai Demokrat.

"Syaratnya approval rating Pak SBY yang tinggi harus didukung capres konvensi dengan hasil survei di angka minimal. Sehingga kekuatan SBY efektif," kata Hayono saat berbincang dengan detikcom, Rabu (7/5/2014).

Namun Hayono mengaku tidak tahu pasti angka minimal hasil survei terhadap capres peserta konvensi yang efektif untuk digabung dengan approval rating SBY. "Itu Pak SBY dan ketua komite yang tahu," kata Hayono.


(erd/van)


Berita Terkait