Hal itu tertera dalam spanduk yang dipajang di panggung berbunyi "Pelantikan Anggota Tim Ahli Bangunan Gedung (TABG) Periode 2014 s/d 2017, Oleh: Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, pada tanggal 7 Mei 2014".
Jokowi meninggalkan Balai Kota untuk menghadiri pengukuhan guru besar AM Hendropriyono yang digelar di Balai Sudirman, Jl Sudirman, Jakarta Pusat. Acara itu bernama rapat senat khusus terbuka sekolah tinggi intelijen negara dalam rangka pengukuhan guru besar dalam bidang ilmu intelijen kepada Prof Dr AM Hendropriyono. Jokowi hadir bersama Megawati dan sejumlah tokoh politik lain.
Karena kepergian Jokowi, Ahok pun secara mendadak mengambil alih memimpin upacara pengukuhan yang digelar di Balai Agung. Sebelumnya, agenda tersebut tidak ada dalam jadwal Wagub yang dipajang di salah satu situs milik Pemerintah Provinsi.
Acara dimulai pukul 10.15 WIB dengan terlebih dahulu menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah mendengarkan laporan dari Kepala DInas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) I Putu Ngurah Indiana, Ahok pun hanya membacakan kata pengukuhan dan kata sambutan singkat.
"Saya percaya saudara dapat melaksanakan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab, semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu melindungi kita semua,β kata Ahok yang mengenakan jas hitam dipadu kemeja lengan panjang putih.
"Selamat atas kesediaan Bapak Ibu membantu kami. Saya berharap, Bapak Ibu tidak melihat sebagai Provinsi DKI tapi ini adalah Ibukota kita bersama agar nanti turunan kita berikutnya tidak mengutuki kita, bangunan yang dibangun haruslah sesuai rekomendasi. Saya kira kode etiknya sudah sangat baik, saya ucapkan selamat bekerja dan sekali lagi terimakasih telah bersedia membantu kami," ujar Ahok yang terbalut stelan jas warna hitam.
(aan/mad)











































