Warga di belakang kantor Gubernur Riau, tepatnya di depan Kantor Dinas Kesehatan Riau, Jl Cut Nyak Dien Pekanbaru, dikejutkan suara letusan, Selasa (7/5/2014) sore. Bripka E terkapar kesakitan di dekat mobil Avanza milik Iriati (40), PNS Dinkes Riau. Situasi sepi sehingga tak banyak yang mengetahui kronologi kejadian sesungguhnya. Bripka E dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Riau.
Bagaimana ceritanya Bripka E tertembak pistol sendiri? Iriati menceritakan saat dirinya masuk mobil, polisi yang berpakaian non dinas itu ikut masuk. Dia menodongkan pistolnya.
"Dia minta saya diam dan tidak berteriak," kata Iriati.
Iriati panik dan berteriak 'rampok'. Ia sempat berusaha merebut pistol. Saat itulah, senpi menyalak. Dor! Timah panas mengenai paha dan kaki Bripka E. Kapolresta Pekanbaru Kombes Robert Hariyanto membantah keterangan Iriati. Berikut cerita dan fakta seputar kejadian itu.
|
Ilustrasi/ Dok Detikcom
|
1. Bantu Parkir
|
Foto: Chaidir A Tanjung/detikcom
|
"Karena dia panik melihat pistol, ibu itu teriak rampok," kata Robert.
Bripka E, kata Robert, ikut panik. Dia masuk ke mobil Iriati dan menjelaskan dirinya polisi, bukan perampok. Tiba-tiba pistol di pinggangnya meletus.
1. Bantu Parkir
|
Foto: Chaidir A Tanjung/detikcom
|
"Karena dia panik melihat pistol, ibu itu teriak rampok," kata Robert.
Bripka E, kata Robert, ikut panik. Dia masuk ke mobil Iriati dan menjelaskan dirinya polisi, bukan perampok. Tiba-tiba pistol di pinggangnya meletus.
2. Dipergoki 2 Perempuan
|
Iriati (Foto: Chaidir A Tanjung/detikcom)
|
2. Dipergoki 2 Perempuan
|
Iriati (Foto: Chaidir A Tanjung/detikcom)
|
3. Olah TKP
|
|
Dimulai dari adegan Iriati memarkirkan mobilnya, lalu masuk pria berpakaian preman dan menodongkan pistolnya. Terjadi tarik menarik senjata. Saat itulah, pistol meletus. Lantas pria itu keluar. Sayang, usai olah TKP, Polda Riau tak memberikan keterangan.
3. Olah TKP
|
|
Dimulai dari adegan Iriati memarkirkan mobilnya, lalu masuk pria berpakaian preman dan menodongkan pistolnya. Terjadi tarik menarik senjata. Saat itulah, pistol meletus. Lantas pria itu keluar. Sayang, usai olah TKP, Polda Riau tak memberikan keterangan.
Halaman 2 dari 8










































