Kini tahap seleksi Komisi ASN tengah dilakukan. Ada 17 calon anggota KASN yang lolos ke tahap tes wawancara. Latar belakang 17 calon anggota KASN berasal dari berbagai latar belakang seperti akademisi, swasta, pensiunan PNS, dan birokrat. Seleksi diselenggarakan pada 12 β 13 Mei 2014.
"KASN memiliki beberapa tugas yaitu menjaga netralitas Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN), melakukan pengawasan atas pembinaan profesi ASN, dan melaporkan pengawasan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan Manajemen ASN kepada Presiden. Dasar hukumnya adalah UU no 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara," terang aktivisi Indonesia Corruption Watch (ICW) Siti Juliantari dalam siaran pers, Rabu (7/5/2014).
ICW tengah memelototi proses seleksi komisi ini. Mengingat tugas berat KASN yang akan menangani pemasalahan pelanggaran kode etik oleh PNS, memastikan mutasi dan promosi jabatan sesuai dengan sistem merit, serta membuat aturan-aturan untuk mendorong reformasi birokrasi di Indonesia.
"Dengan adanya lembaga ini, diharapkan praktek jual beli jabatan maupun suap-menyuap untuk mutasi, dan politisasi birokrasi dapat dikurangi," terang Siti.
Mengingat pentingnya peran dan fungsi KASN, penting adanya partisipasi masyarakat untuk mengawal proses seleksi dengan memberikan informasi mengenai calon anggota KASN. Agar kandidat yang terpilih memiliki rekam jejak yang baik dari sisi integritas, independensi, dan memiliki pengetahuan mengenai birokrasi dan sumberdaya pemerintahan.
"Dalam rangka membuka ruang bagi masyarakat untuk mengawal dan memberi masukan, ICW membuka pos pengaduan mengenai rekam jejak calon anggota KASN. Pos pengaduan ini akan menerima laporan masyarakat melalui telepon maupun laporan langsung ke ICW dan mitra jaringan di beberapa daerah. Pos pengaduan akan dibuka mulai 6 β 19 Mei 2014. Nantinya iInformasi yang berhasil dikumpulkan akan diberikan kepada pansel sebagai masukkan dalam proses seleksi anggota KASN," tegas Siti.
ICW juga membeberkan nama 17 kandidat yang akan bertarung mulai dari dosen IPDN sampai mantan Rektor UGM. Berikut 17 nama calon anggota KASN.
1. Dr. Dyah Kusumastuti, MS (Dosen Universitas Widyatama)
2. Drs. Ramli Effendi Idris Naibaho, M.Si (Kandidat doktor dari UNJ)
3. Drs. Subagyo, MA (pensiunan PNS dari BKKBN)
4. DR. Ir. Nuraida Mokhsen, MA (asisten staf khusus wapres RI)
5. Faisal Syam, S.MIPA, MM (pernah berkarier di PT Telkom)
6. Drs. Irham Dilmy, MBA (bekerja di PT. Perdesen Consulting sebagai personel officer)
7. Ir. Firmansyah, CES (Komisaris PT Jasamarga Pandaan Tol d/h PT Margabumi Adhikaraya)
8. Tasdik Kinanto, SH, M.Hum (Sekretaris menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi)
9. DR. I Made Suwandi, M.Soc.Sc (Dosen IPDN)
10. Dr. Waluyo (pernah di KPK dan sekarang Deputi Vice President Human Resources dan sebagai Direktur Umum dan SDM PT Pertamina)
11. DR. Ir. Iwan Krisnadi, MPA
12. Iwan Krisnandi (eks Komisioner BRTI)
12. Prof. Prijono Tjiptoherijanto (eks Kepala Badan Kepegawaian Negara)
13. Prof. DR. M. Tahir Kasnawi, SU (Dewan Pakar Wilayah Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia)
14. Prof. Drs. Y. Warella, MPA, Ph.D (Guru Besar Bidang Administrasi Negara Universitas Diponegoro)
15. Prof. DR. Azhar Kasim, MPA (guru besar FISIP UI)
16. Prof. Sofian Effendi (eks Rektor Universitas Gadjah Mada)
17. Achmad Sobirin, Ph.D (dosen DPK di Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta)
(ndr/jor)











































