"Kalau bisa jago hukum tapi paham ekonomi," ujar Jokowi usai bertemu dengan 15 Dubes di restoran Oasis, Jl Raden Saleh, Jakpus, Selasa (6/5/2014).
Jokowi juga mengaku tak akan memilih cawapres yang satu suku dengannya. Gubernur DKI Jakarta itu memilih cawapres yang berasal dari luar Jawa.
"Kalau saya dari mana? yaitu berarti dari luar," tegasnya.
Namun, Jokowi mengaku sebenarnya tak terlalu memikirkan soal asal daerah sebagai salah satu syarat menjadi pendampingnya. Dia juga tak mau membedakan tokoh tua dan muda untuk menjadi cawapresnya.
"Kita tidak berpikir dari Jawa atau luar, muda atau tua, laki-laki atau perempuan, kita nggak mikir itu," tutur pria berusia 52 tahun itu.
Namun, Jokowi memastikan akan mengumumkan nama cawapresnya paling lambat minggu depan. Capres PDIP itu berjanji akan membuka sosok cawapresnya antara tanggal 9-14 Mei 2014.
(kha/van)











































