"Polisi telah telah berulang kali melakukan penerangan kepada bengkel maupun warga tentang kelaikan modifikasi mobil odong-odong," kata Kapolres Kabupaten Bekasi Kombes Pol Isnaeni Ujiarto kepada detikcom, Selasa (6/5/2014).
Isnaeni mengatakan, polisi bahkan sudah mengambil tindakan tegtas seperti melakukan penangkapan bahkan mengandangkan odong-odong, tapi pemilik mobil ini masih membandel dan terus mengoperasikan kendaraan ini.
"Untuk pengawasan kita perlu peran serta masyarakat," katanya.
Saat ini petugas masih menyelidiki kecelakaan tersebut. Selain 4 korban tewas, kecelakaan ini juga mengakibatkan sedikitnya 7 orang penumpang odong-odong luka parah. Saat kecelakaan terjadi ada 17 orang dalam odong-odong ini.
(nal/nwk)











































