"Total rekonstruksi ada 18 adegan yang direncanakan di TKP kontrakan korban dan di STIP," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara AKBP Daddy Hartadi, di STIP jalan Marunda, Jakarta Utara, Selasa (6/5/2014).
Berikut 18 detail adegan rekonstruksi penganiayaan Taruna tingkat 2 kepada taruna tingkat 1 hingga berujung tewasnya Dimas Dikita Handoko:
Adegan 1 : Tersangka Angga memanggil korban/saksi Marvin Jonathan di ruang Wisraba 1 pada hari Senin (21/4/2014), pukul 19.30 WIB.
Adegan 2 : Saksi Marvin Jonathan dengan didampingi saksi Rici, dan Nugraha menemui tersangka Angga, Deny, dan Diki. Tersangka Angga menitip pesan kepada Marvin Jonathan agar datang di ke kos mahasiswa taruna tingkat 2.
Adegan 3 : Saksi Marvin Jonathan memberitahukan pesan tersangka kepada seluruh temannya termasuk korban tewas.
Adegan 4 : Tersangka Angga, Fahri, Satria, Windi, Arif, Dewa, Adnan dan saksi Diki menunggu di kos.
Adegan 5 : Saksi Fahrurrozi, Deni, Marvin Jonathan datang ke kosan dan disambut oleh para tersangka dan ketiganya di suruh duduk di lantai teras depan kos. Sambil dinasehati oleh tersangka kalau dengan teman satu daerah jangan sampai acuh. Lalu tersangka Angga, meninggalkan ketiganya dan masuk ke dalam ruangan kos. Selang beberapa lama lama, datang saksi dan korban Arif, Sidik, dan Dimas, dan Imanza dan segera mendatangi tersangka.
Adegan 6 : Dengan kedatangan para saksi yang terlambat, selanjutnya para tersangka berkoordinasi dan diputuskan bersama untuk memberikan peringatan kepada adik kelas, supaya tidak terulang lagi dan kemudian menyuruh saksi Fahrurrozi, Imanza, Arif, dan Deni untuk masuk ke ruangan dalam kos, dan disuruh berdiri baris bersaf dengan sikap istirahat ditempat.
Adegan 7 : Tersangka Angga mulai memukul dari saksi Imanza dibagian ulu hatinya sebanyak 3 kali, lalu Arif dipukul ulu hatinya juga sebanyak 3 kali, lanjut Fahrurrozi dipukul ulu hatinya juga sebanyak 3 kali, lalu perlakuan sama dilakukan juga terhadap Deni Hutabarat.
Adegan 8 : Tersangka Fahri kemudian melakukan penamparan dengan kedua tangannya pada pipi saksi Fahrurrozi, Imanza, Arif, dan Deni secara berkali-kali.
Adegan 9 : Tersangka Windi lalu melakukan pemukulan sama dengan gaya tersangka Angga ke arah ulu hati terhadap saksi Fahrurrozi, Imanza, Arif, dan Deni.
Adegan 10: Tersangka Satria menyuruh saksi Fahrurrozi, Imanza, Arif, dan Deni untuk mengangkat kaki kanannya dan disikut dengan sikut tersangka kebagian paha sebanyak 3 kali.
Adegan 11: Kemudian disusul oleh tersangka Adnan dan Dewa memukul perut saksi Fahrurrozi, Imanza, Arif, dan Deni sebanyak 3 kali.
Adegan 12: Kemudian tersangka Arif melakukan pemukulan ke arah dada dan perut saksi Fahrurrozi, Imanza, Arif, dan Deni sebanyak 3 kali pemukulan.
Adegan 13: Saksi Fahrurrozi, Imanza, Arif dan Deni setelah selesai dipukul dan ditampar lalu disuruh geser. Dan selanjutnya tersangka Fahri menyuruh masuk saksi Sidik, Dimas Dikita Handoko, Marvin Jonathan ke ruang kos tempat saksi sebelumnya dianiaya.
Adegan 14: Saksi Marvin Jonathan dipukul oleh tersangka Angga sebanayak 2 kali ke arah ulu hati, setelah itu tersangka Angga memukul korban Dimas Dikita Handoko ke arah ulu hati sebanyak 2 kali dan setelah itu tersangka Fahri memukul saksi Sidik sebanyak 3 kali ke arah ulu hati. Dan tersangka Fari juga melakukan pemukulan terhadap saksi Marvin Jonathan sebanyak 3 kali kearah ulu hati.
Adegan 15: Kemudian disusul oleh tersangka Dewa memukul saksi Sidik ke arah ulu hati sebanyak 2 kali kemudian menuju ke arah saksi Marvin Jonathan dan memukul ke arah ulu hati sebanyak 3 kali, dan tersangka Dewa tidak memukul korban Dimas Dikita Handoko.
Adegan 16: Kemudian tersangka Adnan melakukan pemukulan terhadap korban Dimas Dikita Handoko, dan saat dilakukan pemukulan oleh Adnan korban Dimas Dikita Handoko langsung terjatuh dan dicoba buat nafas buatan serta dicoba beri minyak angin, serta diciprat-cipratkan dengan air, namun karena ada perubahan semuanya menjadi panik, dan selanjutnya saksi dan tersangka bersama-sama membawa korban Dimas Dikita Handoko ke Rumah Sakit.
Adegan 17: Tersangka Adnan menghubungi saksi Jeff Umbo sesama angkatannya, dan kebetulan saksi Jeff Umbo sedang didekat TKP, lalu dengan menggunakan kendaraan saksi Jeff Umbo, korban Dimas Dikita Handoko dibawa ke rumah sakit Pelabuhan, Koja, bersama dengan saksi Marvin Jonathan.
Adegan 18: Tersangka Adnan, saksi Jeff Umbo, dan Marvin Jonathan telah sampai di Rumah Sakit Pelabuhan, Koja, untuk memeriksakan korban Dimas Dikita Handoko. Namun tidak berlangsung lama korban Dimas Dikita Handoko meninggal dunia.
(tfn/mpr)











































