Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi mengatakan tim khusus untuk koalisi dengan Golkar sedang disiapkan. Menurutnya, tim ini bakal menganalisa segala kemungkinan yang terjadi menghadapi Pemilu Presiden.
"Untuk PKS, seminggu lalu sudah disusun timnya. Ada lima orang diminta Kalau Golkar hari ini sudah disusun. Nah, yang Golkar juga lima orang kayaknya. Keputusan terakhir menunggu tim tadi yang sedang bekerja. Proses pematangan sampai pemenangan itu nanti dibahas," ujar Suhardi di Kantor DPP Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (6/5/2014).
Dia menambahkan tim khusus ini juga bakal menganalisa lebih dalam soal nama-nama cawapres untuk Prabowo Subianto. Menurutnya, belum ada kepastian nama cawapres Mantan Danjen Kopassus itu apakah dari kalangan profesional, akademisi, atau politikus. "Itu akan dibahas jelas kalau tim itu sudah bekerja," sebutnya.
Disinggung soal elektabilitas Prabowo bakal menurun kalau diduetkan dengan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie atau Ical, Suhardi enggan berspekulasi. Menurutnya, prediksi penurunan elektabilitas ini juga bakal dibahas oleh tim khusus yang dibentuk Gerindra. Begitupun soal sudah ada kabarnya kalau Prabowo serta Ical sudah berbagi peran kinerja capres serta cawapres.
"Itu tidak bisa. Karena itu mesti menunggu hasil investigasi, pembicaraan dan hasil diskusi tim itu untuk kemungkinan segala yang terjadi," sebut politikus berusia 61 tahun itu.
(hat/erd)











































