Salah seorang pembaca detikcom menuturkan, sempat begadang dua hari untuk mencari tiket mudik tanggal 26 dan 27 Juli. Dia sempat mendapat tiket, namun dibatalkan karena kursinya tak sesuai harapan.
"Untuk tanggal 26 saya dapat tiket KA Kertajaya untuk 2 dewasa dan 2 anak, namun nomornya berpencar keempatnya. Hal yang sama terjadi di keesokan harinya, bisa mendapat tiket KA Gumarang Bisnis, namun tempat duduk tidak sesuai harapan, sehingga batal kembali transaksinya," cerita penumpang tersebut, Selasa (6/5/2014).
Kokom, salah seorang calon penumpang lainnya bercerita tentang sulitnya memperoleh tiket untuk keluarga. Menurutnya, butuh tiga kali klik untuk mengisi tiga biodata keluarga.
"So pasti butuh waktu lebih lama ketimbang mengisi biodata untuk diri sendiri atau single ticket. Hal itu dialami juga sama kakakku yang sedang cari tiket Jakarta-Yogya," ceritanya.
Awalnya, sang kakak masih melihat ada puluhan tiket. Namun setelah mengisi tiga biodata untuk keluarga, info di situs tersebut mengatakan tiket sudah sold out.
"Begitu juga saat tanya-tanya teman yang masih single, mereka sangat mudah dan lebih cepat mendapatkan tiket. Seandainya saja kalau di aplikasi HP kita bisa menyimpan data bio data calon penumpang mungkin tidak butuh waktu lama bagi pencari tiket rombongan," sarannya.
Cahyo, pembaca lainnya menyebutkan, pernah membantu tetangganya untuk reservasi tiket ekonomi KA Matarmaja tujuan Malang untuk 6 orang. Awalnya dia kesulitan masuk web, namun setelah bisa, ternyata batas maksimal pemesanan 4 orang.
"Input ulang untuk 4 orang sukses tapi gerbong terpisah," kata Cahyo.
(mad/nwk)










































