Prabowo ingin meminang Ginandjar dengan harapan Golkar mendukung pencapresannya. Perkembangan terakhir, Ical dan Ginandjar sudah bertemu namun dalam konteks Ginandjar mendengarkan kemungkinan Ical menjadi cawapres Prabowo.
Namun dalam pertemuan itu Ginandjar tidak menyatakan pinangan Prabowo tersebut. Sampai akhir pertemuan, posisi Ginandjar hanya mendengarkan curhat Ical saja.
Nama Ginandjar memang muncul sebagai satu dari enam cawapres yang diusulkan ormas dan sayap Partai Golkar. Selain Ginandjar, masih ada sejumlah nama lain seperti Akbar Tandjung, Jusuf Kalla, Luhut Pandjaitan, Agung Laksono, dan Priyo Budi Santoso. Nama-nama itu muncul sebagai hasil dari pertemuan ormas dan sayap Golkar di Kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta, Jumat (2/5/2014), malam.
Saat ini Ginandjar menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Pembangunan dan Otonomi Daerah. Ginandjar punya sederet pengalaman di eksekutif dan legislatif. Ia pernah menjabat Ketua DPD RI dari 2004-2009 dan Wakil Ketua MPR RI.
Ginandjar juga pernah menjabat sejumlah posisi di kabinet seperti Menko Ekonomi Keuangan dan Industri (1998), Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Ketua Bappenas (1993-1998), Menteri Pertambangan dan Energi (1988-1993), Ketua BKPM (1985-1988), Menteri Muda Urusan Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (1983-1988), Asisten Sekretaris Kabinet Urusan Administrasi Pemerintahan, Sekretariat Kabinet (1976-1978).
Selain itu ia juga pernah menjabat Kabag Penelitian, Biro Analisa dan Perundang-undangan, Sekretariat Negara (1968-1971), Ditjen Penelitian & Pengembangan Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) sekarang TNI-AU.
Lalu siapa yang bakal dipilih jadi cawapres Prabowo? Ginandjar yang senior dan berpengalaman, Ical yang baru saja menukar 'boarding pass', atau tokoh lainnya?
(van/try)











































