"Ya kita awalnya gak tahu itu daging babi. Baru kemarin pas rame-rame diperiksa dan ternyata daging babi. Dan berharap para pedagang tidak melakukan kecurangan kaya gitu lagi," ujar Endah salah satu warga kepada wartawan, Selasa (6/5/2014).
Selain Endah, Rasno warga setempay juga tidak menyangka baso yang dijual sutirman bertahun-tahun itu ialah daging babi celeng. Dan ia mengaku sudah sering makan baso di tempat Sutirman.
"Rasanya biasa aja. Cuman emang bau basonya berbeda," jelas Rasno.
Rasno mengatakan, satu porsi baso dijual seharga Rp 10.000. Dirinya juga berharap pelaku penjual baso babi celeng lainnya segera diungkap dan ditangkap.
"Berharap penjual lain juga ditangkap karena ini merugikan kita semua," tutup Rasno.
(spt/ndr)











































