Duet Prabowo-Ical Malah Untungkan Jokowi

Duet Prabowo-Ical Malah Untungkan Jokowi

- detikNews
Selasa, 06 Mei 2014 12:25 WIB
Duet Prabowo-Ical Malah Untungkan Jokowi
Jakarta - Sinyalemen calon presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto dan capres yang diusung Partai Golkar untuk berkoalisi semakin menguat. Ical bahkan sudah mengisyaratkan untuk memposisikan sebagai cawapresnya Prabowo.

Pengamat sosiologi politik dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Arie Sudjito, berpendapat jika Prabowo nanti jadi berpasangan dengan Ical maka hal itu justru menguntungkan bagi capres dari PDIP Joko Widodo (Jokowi).

"Jadi pembeda di mana Jokowi itu sebagai simbol yang lepas dari rezim Orde Baru meskipun ada Jusuf Kalla kalau jadi duet dengan Jokowi. JK memang tokoh lama tapi dia punya daya tarik bagi kelompok yang progresif," jelas Arie ketika berbincang dengan detikcom, Selasa (6/5/2014).

Arie menyoroti kalau nanti terjadi duet Jokowi-JK versus Prabowo-Ical maka pertarungan di pemilu presiden akan menarik sekali. Namun persaingan akan lebih seru kalau ada satu pasangan capres-cawapres, yaitu poros Demokrat.

"Kalau Demokrat koalisi dengan PAN punya kans yang besar juga. Bakal lebih menarik ini, bukan head to head lagi," ujar Arie.

Dalam prediksinya Arie mengkomposisikan tiga kekuatan dari koalisi pencapresan bila Demokrat membentuk poros baru. "Demokrat-PAN-PPP, PDIP-NasDem-PKB, Gerindra-Golkar-PKS," kata Arie. "Masing-masing peta koalisi itu mencerminkan golongan atau kelompok dalam masyarakat," lanjutnya menjelaskan.

Bagi Arie Demokrat tetap perlu membuat poros baru untuk bisa memajukan pasangan capres-cawapresnya sebagai eksistensi dan juga gengsi Susilo Bambang Yudhoyono. "Jadi punya panggung politik sendiri," ucapnya.

(brn/rmd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads