Filtra Sumut Khawatir Dana APBD Digunakan Kampanye Pilkada

Filtra Sumut Khawatir Dana APBD Digunakan Kampanye Pilkada

- detikNews
Kamis, 16 Des 2004 23:50 WIB
Medan - Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran Sumatera Utara (Fitra Sumut) khawatir penggunaan dana APBD akan dimanfaatkan untuk menunjang kampanye pilkada, Juni 2005 mendatang. Kekhawatiran itu setelah melihat rancangan APBD 2005 yang akan dibahas DPRD Kota Medan."Dua tahun belakangan ada kecenderungan belanja buat organisasi masyarakat meningkat cukup tajam. Pada APBD Medan tahun 2004 Rp 102 miliar dan pada APBD 2005 nanti, diajukan Rp 147 miliar. Atau meningkat Rp 44,3 miliar lebih. Bandingkan dengan anggaran tahun 2003 yang sekitar Rp 5 miliar," ujar Sekretaris Eksekutif Fitra Sumut Elfenda Ananda di di kantornya, Jl. Arief Rahman Hakim, Medan, Kamis (16/12/2004). Elfenda mengungkapkan pada rancangan APBD itu juga ada bantuan untuk pemerintahan kelurahan senilai Rp 25 miliar. Belum lagi, wacana anggaran KPU Kota Medan sebesar Rp 14 miliar."Anggaran bantuan ormas yang cukup besar ini harus diwaspadai perencanaan dan pendistribusiannya. DPRD Medan semestinya mengkritisi bantuan tersebut lebih jelas dan detail. Berikut juga penyaluran kepada ormas tersebut harus diawasi secara maksimal sehingga tidak ada kepentingan politik yang masuk sehubungan pilkada nanti," kata Elfenda yang didampingi Staf Advokasi Ilham Maulana.Pos bantuan pemerintahan kelurahan yang jumlahnya cukup besar, lanjut Elfanda, seharusnya menjadi hak penuh kelurahan sesuai dengan UU No 32/2004 tanpa harus ada dipengaruhi oleh kepentingan pihak elit daerah manapun. Ia menambahkan terbuka kemungkinan Abdillah yang saat ini menjabat sebagai walikota Medan menggunakan dana itu untuk kampanye terselubung. Misalnya dengan cara memberikan bantuan kepada ormas maupun kelompok masyarakat yang mendapat bantuan dari Pemko Medan. Abdillah disebut-sebut berniat mencalonkan diri untuk periode kedua.Rancangan APBD Kota Medan 2005 yang rencananya akan mulai dibahas, Senin (20/12/2004) berjumlah Rp 1,156 triliun. Atau meningkat sekitar Rp 15,5 miliar lebih dibanding APBD tahun 2004, yakni Rp 1,140 triliun. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads