"(Ketua) Bapilu sebelumnya tidak membawa dampak positif, justru banyak dana partai tersedot. Dengan gabungnya Pak HT hampir semua kegiatan dan pembiayaan ditalangi HT, sehingga tidak ada lagi ruang bagi mereka mendapatkan fulus, mereka merasa terganggu," tutur Sudding lewat keterangan tertulis yang diterima detikcom, Selasa (6/5/2014).
Sudding membela HT. Menurutnya, peran HT sebagai Ketua Bappilu sangat besar bagi partai. Sudding mengungkapkan begitu banyaknya program dan kegiatan partai selama kampanye yang dibiayai langsung oleh bos MNC Group itu.
"Saya kira kehadiran Pak HT membawa arti luar biasa, kontribusi beliau meningkatkan elektabilitas partai. Pak HT menyumbang 33 ambulans di DPD itu suatu bentuk kepedulian dan tanggungjawab. Bakti sosial membagikan sembako, asuransi gratis, pembiayaan kegiatan-kegiatan, itu semua dibiayai Pak HT," ujar Suding.
Terkait adanya suara kader yang menginginkan kemunduran HT dari jabatan Bapilu menurutnya tidak elegan, terlebih saat ini Ketua Umum Partai Hanura Wiranto tengah aktif menjalankan komunikasi politik dengan partai-partai lain jelang Pilpres 9 Juli.
"Kalau Hanura tidak mencapai target, tidak bisa dibebankan ke satu orang. Disaat kita mengawal perolehan suara, ketum lagi bangun koalisi tidak elegan suara-suara seperti itu. Hanya Hanura saja yang meminta ketua Bapilu nya mundur, partai lain tidak ada," katanya.
Menurutnya, jika partai tidak mencapai target bukan berarti harus menyalahkan satu pihak, justru menjadi introspeksi bagi kader dan evaluasi kinerja partai. Seharusnya, Hanura memberikan penghargaan tinggi kepada HT karena telah berkontribusi besar bagi partai.
β"Justru kita beri penghargaan dengan pengorbanaan Pak HT, semenjak bergabung ke Hanura Pak HT bekerja keras mengunjungi daerah di Indonesia dengan pembiayaan sendiri. Itu perlu diberikan penghargaan. Jangan karena kepentingan sesaat kemudian menyalahkan satu orang saja," tegasnya.
(dnu/vid)










































