"Kemungkinan tersangka lain, waktu itu kita sudah kejar ke lokasi, tapi melarikan diri," kata Kapolres Sukabumi AKBP Hari Santoso kepada detikcom, Senin (5/5/2014) malam.
Diduga adanya tersangka lain muncul dari keterangan beberapa korban yang mengatakan pelakunya berambut keriting. Sementara Emon berambut lurus.
Oleh karena itu, polisi masih melakukan pengembangan untuk menangkap tersangka lainnya yang identitasnya telah diketahui. "Kita akan terus melakukan pengejaran untuk penyidikan lebih lanjut," ujar Hari.
Sementara itu, para korban Emon terus bertambah hingga 89 orang hingga Senin (5/5) kemarin. Diduga korban sodomi Emon yang rata-rata masih duduk di bangku sekolah dasar itu mencapai 100 anak lebih.
(vid/dnu)










































