Senin (5/5/2014), pukul 17.41 WIB, hampir seluruh halte bus TransJ koridor I rute Blok M-Kota telah disesaki penumpang seperti di Halte Busway GBK Senayan. Mereka menunggu tak teratur dan kerap berdesak-desakan untuk masuk bus.
Maklum saja,waktu tunggu yang tak sampai 10 menit seperti yang ditargetkan pemprov DKI belum bisa dilakukan. Bila sedang macet, kadang penumpang harus rela berdiri hingga 30 menit.
Berdiri terlalu lama akhirnya membuat penumpang sedikit beringas untuk naik ke bus. Penumpang di dalam halte menyerobot masuk padahal seharusnya mereka memberi jalan bagi penumpang yang turun.
Karena alasan berdiri lama juga membuat mereka memaksakan diri masuk ke bus padahal sudah dilarang oleh petugas gateboy bus TransJ.
"Sudah Pak. Nggak cukup. Jangan dipaksa," teriak petugas.
Namun, seperti tak mengindahkan, beberapa orang masih tetap memaksa masuk di pintu tengah padahal di depan pintu sudah tak ada ruang.
Sore ini, pintu bus bagian tengah bahkan sempat 2 kali gagal tertutup otomatis karena dihalangi oleh penumpang. Ada yang sadar, namun banyak yang memilih cuek. Setelah 2 orang calon penumpang secara sukarela turun dari bus, barulah pintu dapat ditutup.
Pengorbanan penumpang bus TransJ rupanya tak berhenti sampai disitu. Di dalam bus, penumpang masih harus berdesak-desakan dengan penumpang lainnya untuk menggapai pegangan tangan atau sekedar mendapat tempat berdiri.
Temperatur di dalam bus yang mencapai 25 derajat pun tak terasa saking penuhnya penumpang. Bus yang kondisinya masih bagus itupun udaranya berubah jadi pengap.
(rni/nwk)











































