Prabowo-Ical Bertemu Lagi, Golkar Jadi Ajukan Cawapres?

Prabowo-Ical Bertemu Lagi, Golkar Jadi Ajukan Cawapres?

- detikNews
Senin, 05 Mei 2014 13:29 WIB
Prabowo-Ical Bertemu Lagi, Golkar Jadi Ajukan Cawapres?
Jakarta - Ketua Umum yang juga capres Golkar Aburizal Bakrie melakukan pertemuan dengan Ketua Dewan Pembina yang juga capres Gerindra Prabowo Subianto siang ini. Sementara dinamika di tubuh Golkar yang 'menggoyang' pencapresan Ical masih terus bergulir. Sikap politik Golkar soal capres dan koalisi baru akan jelas di rapimnas.

Seberapa besarkah signifikan pertemuan itu terhadap peluang koalisi kedua parpol di pilpres?

Direktur Eksekutif Political Communication (Polcomm) Institute Heri Budianto mengatakan dinamika di tubuh Golkar justru secara tidak langsung 'mendorong' pertemuan kedua parpol itu menjadi penting bagi keduanya.

"Ya pasti. Hasil pertemuan ini saya yakin akan dibawa Ical ke rapimnas Golkar. Karena sudah terang benderang Golkar menurunkan gradenya menjadi cawapres. Ini jalan terbaik bagi Golkar kalau mau bertarung di pilpres," ujar Heri saat berbincang dengan detikcom, Senin (5/5/2014).

Heri beralasan, sejumlah pernyataan elite Golkar ditambah realitas politik yang berkembang semakin menunjukkan tidak ada pilihan bagi Golkar selain mengajukan cawapres. Menurutnya, pertemuan ini juga menyiratkan adanya kesadaran di internal Golkar bahwa langkah mendukung Ical sebagai capres semakin sulit sehingga intensitas pertemuan dengan Gerindra ditingkatkan.

Sementara di sisi Gerindra, sangat membutuhkan Golkar. Karena dengan bergabungnya Golkar yang meraih suara sekitar 14 persen berdasarkan hitung cepat, komposisi Gerindra-Golkar sudah cukup untuk mengusung pasangan capres-cawapres. Gerindra menjadikan Golkar sebagai sasaran utama koalisi karena ketidakjelasan peluang koalisi dengan PPP. Sedangkan komunikasi dengan PAN dan PKS belum menemukan titik pasti.

"Karena itu, saya yakin pertemuan ini akan mulai masuk pada tawaran rumusan komposisi. Capres tetap Prabowo karena elektabilitas yang kuat, tinggal Golkar akan menawarkan siapa cawapresnya. Mungkin saja akan mendekati hal teknis, bukan lagi tataran permukaan seperti di rumah Ical," tuturnya.

Apalagi secara chemistry, kata Heri, Prabowo dan Ical memiliki kedekatan politik yang cukup panjang di Golkar. Di sisi lain, desakan kubu Akbar Tandjung cs agar Golkar memaklumi realitas politik untuk mengusung cawapres.

"Kalau hari ini benar dirumuskan soal itu (cawapres), sudah sesuai dengan keinginan kubu Akbar, Priyo, dan Suhardiman. Tinggal siapa yang akan diusung Golkar sebagai cawapresnya," imbuh dosen komunikasi politik Universitas Mercu Buana ini.

"Bisa jadi dengan kondisi seperti ini akhirnya Ical mau, meski tidak mudah bagi Ical untuk ambil tiket (cawapres) itu. Karena Akbar sudah statement di media. Kalau Ical mau, harus diputuskan di rapimnas. Di situlah akan tarik menarik Ical dengan Akbar cs," pungkasnya.

(rmd/brn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads