"Saya melihat serangan ke Pak Jokowi ini sudah irasional ya dan saya yakin, kelebihan Pak Jokowi ini kan satu. Semakin diserang secara irasional, semakin dicintai masyarakat," kata Pramono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/5/2014).
Pramono mewanti-wanti agar semua pihak dalam Pilpres tidak saling menebar fitnah. Fakta memang perlu dijabarkan pada publik, tetapi bukan fitnah.
"Tentunya setiap bersaing di politik ini, menyampaikan fakta itu kekayaan demokrasi kita, tapi jangan menebar fitnah. Apa yang kita lakukan semata-mata kalau memang berkompetisi, fakta-fakta setiap calon itu harus dimiliki publik, tapi bukan fitnah," kata Wakil Ketua DPR ini.
(van/van)











































