Mendikbud Usul Potong Generasi di STIP, Menhub: Jangan Dulu

Mendikbud Usul Potong Generasi di STIP, Menhub: Jangan Dulu

- detikNews
Senin, 05 Mei 2014 12:29 WIB
Mendikbud Usul Potong Generasi di STIP, Menhub: Jangan Dulu
Foto: Almarhum Dimas
Jakarta - Kematian mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Dimas Dikita Handoko karena penganiayaan seniornya berbuntut panjang. Mendikbud M Nuh mengusulkan agar STIP melakukan potong generasi. Bagaimana tanggapan Menhub?

Kemenhub yang merupakan pemilik sekolah kedinasan tersebut tidak setuju dengan usulan tersebut. Kemenhub akan melakukan pembenahan di internal sekolah tanpa harus melakukan potong generasi atau penundaan penerimaan mahasiswa baru.

"Yang mau potong (generasi) siapa? Belum. Mereka kan belum melihat kejadiannya gimana. Kita masih membenahi ke dalam baru ke Kemendikbud," kata Menhub Evert Ernest Mangindaan di Kemenhub, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (5/5/2014).

Mangindaan mengatakan kasus penganiayaan ini merupakan masalah internal dan sekolah pelayaran ini tidak perlu sampai ditutup. STIP sendiri juga telah memberikan sanksi tegas dengan mengeluarkan ketujuh senior itu.

"Kalau saya tidak saya tutup, tapi tindak tegas yang melanggar supaya jera dan sempurnakan aturannya. Mungkin belum teratur, jangan dulu langsung bubar," ucap Mangindaan.

Sebelumnya, Mendikbud M Nuh mengusulkan agar STIP menunda menerima mahasiswa baru atau potong generasi. Hal ini dilakukan agar rantai penganiyaan antara senior dengan junior bisa terputus.

Dimas tewas di tangan para seniornya. Taruna yang duduk di tingkat II ini dianiaya bersama 6 orang korban lainnya. Pelaku penganiayaan kini telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

(slm/nwk)


Berita Terkait