"Saat ini hasilnya sedang dianalisis oleh tim dokter untuk ketahui penyebab kematian. Sekilas, ada tanda-tanda kekerasan," ujar Kasat Reskrim Jakarta Timur AKBP Didik Sugiarto usai pemakaman kembali jenazah Renggo di TPU Kampung Asem, Jakarta Timur, Senin (5/5/2014).
Menurut Didik, polisi juga telah memeriksa 4 saksi dari keluarga korban dalam kasus pada Senin (28/4/2014) lalu.
Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan sekolah untuk mengkonfirmasi keterangan dari pihak keluarga Renggo.
Hasil autopsi untuk mengetahui penyebab kematian Renggo secepatnya akan segera keluar. Polisi akan menjelaskan hal tersebut dalam waktu dekat.
"Nanti akan kita jelaskan. Sudah ya itu dulu," kata Didik.
Renggo dianaya S (13), kakak kelasnya di SDN 09 Makassar, Jakarta Timur. Penyebabnya hal sepele yakni Renggo tidak sengaja menyenggol S yang sedang makan es pisang seharga Rp 1.000 saat jam istirahat. Renggo telah mengganti kerugian. Namun karena tidak puas, S membututi Renggo hingga ke kelasnya. Di situlah terjadi penganiayaan hingga Renggo dirawat di RS Polri dan menghembuskan nafas terakhir pada Minggu (4/5/2014) dinihari.
(nik/nwk)











































