Dengan didampingi sejumlah aparat kepolisian Polres Jakarta Timur, ambulans yang membawa jenazah Renggo meninggalkan RSCM, Jakarta Pusat pada pukul 09.30 WIB. Jenazah langsung dimakamkan kembali di pemakaman semula di TPU Kampung Asem, Jalan Jengki, Jakarta Timur sekitar pukul 10.00 WIB, Senin (5/5/2014).
Hadir di pemakaman tersebut, ayah kandung Renggo, Yurnialis (60). Yurnialis hanya termenung sambil terus bergumam melantunkan doa untuk anaknya.
Selain Yurnialis, ada juga tante dan keluarga korban. Sejumlah warga juga ikut berkumpul di dekat lokasi untuk menyaksikan prosesi pemakaman.
Renggo tewas karena diduga dianiaya oleh kakak kelasnya sendiri. Renggo yang masih duduk di kelas 5 SD ini dipukuli S, kakak kelasnya pada Senin (28/4/2014) di ruang kelas SD 09 Pagi Makassar.
Sang kakak kelas tega memukuli Renggo karena tak terima es pisangnya seharga Rp 1.000 tersenggol Renggo hingga jatuh. Renggo akhirnya meninggal pada Minggu (4/5/2014) dinihari setelah menjalani perawatan di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.
(sip/nik)











































