Ahok: Lebih Padat, Pembangunan MRT Timur-Barat Harusnya Didahulukan

Ahok: Lebih Padat, Pembangunan MRT Timur-Barat Harusnya Didahulukan

- detikNews
Senin, 05 Mei 2014 11:18 WIB
Ahok: Lebih Padat, Pembangunan MRT Timur-Barat Harusnya Didahulukan
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama menilai pembangunan Mass Rapid Transportation (MRT) tidak kontekstual atau tidak memperhitungkan perkembangan situasi perkotaan. Menurut Ahok, idealnya MRT yang didahulukan adalah yang di jalur Timur-Barat dibanding Selatan-Utara karena kawasan itu lebih berkembang dan padat penduduk.

"Kalau mau bangun salah satu, idealnya didahulukan yang paling padat. Dulu yang padat memang Selatan-Utara, tapi setelah 20 tahun, yang harus dibangun duluan seharusnya Timur-Barat, karena akan menolong lebih banyak," kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota DKI, Jakarta Selatan, Senin (5/5).

Mantan Bupati Belitung Timur itu beralasan, dalam perkembangan terakhir ini, jumlah perumahan di kawasan Barat dan Timur Jakarta berkembang cepat. Begitu pun kendaraan yang masuk ke Jakarta, lebih banyak dari Timur-Barat yakni dari Bekasi dari Tangerang.

"Apalagi yang dari selatan kan sudah dilayani loopline kereta api. Tapi kita nggak bisa batalkan pembangunan Selatan-Utara karena ada commitment fee," tegasnya.

MRT jalur Timur-Barat belum bisa dimulai hingga saat ini, sementara jalur Selatan-Utara sudah berlangsung sejak Oktober lalu. Menurut Ahok hal itu karena ketiadaan kajian MRT di jalur tersebut.

"Idealnya kalau dibangun ya dua-duanya ada, Selatan-Utara ada, Timur-Barat ada. Bukan dibangun salah satu saja. Cuma Timur-Barat kajiannya tidak ada. Daripada tidak ada yang dibangun ya kita teruskan saja yang Selatan-Utara," jelasnya.

Hal ini dinyatakan Ahok karena sebelumnya dia mendapat tuntutan dari sekelompok warga di jalan Fatmawati yang meminta agar pembangunan MRT Selatan - Utara dibatalkan.

"Mereka (Warga Fatmawati) lucu, suruh batalin. Walaupun seharusnya yang didahulukan Timur - Barat, bukan berarti jadi membatalkan Selatan - Utara. Idealnya kalau dibangun dua-duanya ada. Malah kalau bisa Selatan-Utara ada 3-4 rute, Timur-Baratnya juga 3-4 rute. Maunya kita seperti itu," ungkap Ahok.

(ros/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads