Rel Lokasi Kecelakaan Bogowonto Baru Bisa Dilintasi Sore Hari

Rel Lokasi Kecelakaan Bogowonto Baru Bisa Dilintasi Sore Hari

- detikNews
Senin, 05 Mei 2014 07:44 WIB
Rel Lokasi Kecelakaan Bogowonto Baru Bisa Dilintasi Sore Hari
Jakarta - Kereta api belum bisa melintas di lokasi kecelakaan KA Bogowonto di Pabuaran, antara Stasiun Karangsuwung-Ciledug, Cirebon, Jawa Barat. Diperkirakan kereta baru bisa melintas sore nanti menunggu evakuasi lokomotif Bogowonto yang terguling, diselesaikan.

"Kita prediksi pukul 17.00 WIB sore nanti baru bisa dilintasi," kata Humas PT KAI Sugeng Priyono saat dihubungi Senin (5/5/2014).

Akibat kecelakaan yang menyebabkan lokomotif Bogowonto terguling, perjalanan kereta harus memutar yakni melalui Stasiun Prupuk di Tegal. "Jadi menambah waktu tempuh antara 1-1,5 jam," sebutnya.

PT KAI masih menunggu alat pengangkat (crane) untuk mengevakuasi lokomotif KA Bogowonto rute Stasiun Pasar Senen-Yogyakarta. "Masih menunggu 2 crane, nanti rencananya lokomotif diangkat untuk didudukkan di rel kembali," sam bungnya.

Kecelakaan terjadi karena truk kontainer mogok di tengah perlintasan di Pabuaran, Cirebon. Petugas penjaga pintu perlintasan sudah menginformasikan adanya truk mogok ke Stasiun Karangsuwung.

"Dia juga sudah lari ke arah kereta untuk memberi peringatan, tapi karena waktunya cepat, terjadi benturan hingga truk terbelah dua," terang Sugeng.

Akibat benturan, lokomotif KA Bogowonto terguling ke sisi kanan rel. Masinis mengalami luka ringan, sedangkan ratusan penumpangnya melanjutkan perjalanan menggunakan lokomotif baru.

Sejumlah pembaca melalui pasangmata.com menginformasikan terlambatnya perjalanan kereta. Aditama Prihandoro mengatakan kereta Kamandaka jurusan Purwokerto Semarang tertahan di Stasiun Bumiayu.

"Belum ada kepastian kapan kereta diberangkatkan karena masih menunggu antrean kereta dari arah Cirebon yang tertahan akibat kecelakaan Bogowonto," ujarnya.

Sedangkan Nur Edi menginformasikan para penumpang KA Gajahwong di Stasiun Songgom terlantar. "Belum ada kepastian kapan kereta akan diberangkatkan," katanya.



(fdn/spt)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads