"Jokowi kan nggak punya masa lalu yang buruk. Nggak pernah tuh terlibat masalah HAM," kata Hasto saat hadir dalam rilis survei SMRC dengan tema 'Koalisi Untuk Calon Presiden: Elite vs Massa Pemilih Partai' di Hotel Sari Pan Pasifik, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Sementara Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Golongan Karya Rizal Mallarangeng mempertanyakan nasib tiga belas aktivis yang hilang ketika Prabowo Subianto menjabat sebagai Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus.
"Saya juga masih penasaran dengan nasib ketigabelas orang itu yang hilang dan sampai sekarang belum ada kabarnya. Saya ingin Pak Prabowo bisa menjelaskannya secara gamblang. Kan capres harus terbuka," kata Rizal di tempat yang sama.
Mendengar hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon terpanggil membela Prabowo. Menurut dia kasus HAM sengaja dicari-cari untuk menjatuhkan Prabowo yang menjadi calon presiden dari Gerindra.
"Karena Prabowo tidak terlibat korupsi jadi dicari-cari celah dengan kasus 1998. Prabowo tidak terlibat apa-apa dalam kasus itu. Itu mainnya lawan politik dan LSM saja," kata Fadli kepada wartawan usai acara.
Apakah kelak jika Prabowo terpilih menjadi presiden akan ada pembatasan HAM? "Tidak ada. Kita prioritaskan kebutuhan masyarakat. Sejauh ini yang kita tangkap itu keluhannya seputar pengendalian harga yang sudah tinggi," tegas Fadli yang mengenakan kemeja putih.
(erd/erd)











































