"Terakhir 47 korban, tadi menurut informasi dari Kasat Reskrim ada 51 anak," kata Hari di Mapolresta Sukabumi, Jl Perintis Kemerdekaan, Sukabumi, Sabtu (3/5/2014).
"Dan yang sudah kita periksa korban-korban baik secara medis maupun pemeriksaan kepolisian sudah 21 Kemudian untuk (pemeriksaan korban dengan) dokter sedang berjalan," kata Hari.
Hari juga menyebutkan, dari hasil pemeriksaan belum ada indikasi pelaku melakukan penyiksaan kepada korban. Modul yang dilakukan Emon adalah dengan merayu korban dengan iming-iming uang.
"Penyiksaan sementara belum. Cuma bujuk rayu," tandasnya.
(dha/jor)











































