"Sejak ada batu ini, jadi banyak cerita harta karun, mistik. Sebelumnya nggak ada," kata Lurah Pondok Labu yang membawahi kawasan Cilandak, Siti Fauziah saat ditemui di kantornya, Jumat (2/5/2014).
Para pemburu batu akik ini memang aneh bin ajaib. Mereka bekerja seolah tak kenal lelah dan tak kenal waktu. Mungkin karena cerita-cerita ada harta karun di tanah seluas 3 ribu meter yang dahulu milik pengusaha itu.
"Jam 10 malam masih ada, bawa senter. Paling dia nggak ada jam 3-4 pagi, mulai subuh. Jadi hampir 24 jam," imbuh Fauziah.
Yang merepotkan, para pemburu batu akik yang umumnya orang luar Pondok Labu itu kerap membuat macet di lokasi. "Ya sangat terganggu. Biasanya nggak pernah macet, sekarang macet banget," tutup dia.
(idh/ndr)











































