"Jalur evakuasi itu penting dalam penataan mitigasi," ungkap Kepala Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Surono, saat berdialog dengan berbagai instansi dan komunitas Merapi di kantor Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) di Jl Cendana 15 Yogyakarta, Jumat (2/5/2014).
Menurut Surono, mulus dan terawatnya jalan yang menjadi evakuasi di sekitar lereng Merapi memudahkan mitigasi bencana. Terawatnya jalur evakuasi menjadi faktor penentu dalam pengurangsan risiko bencana. Namun sebaliknya, bila jalar rusak akan menyulitkan evakuasi.
"Warga dengan mudah dievakuasi. Kalau jalur rusak, bagaimana nantinya. TNI/Polri akan mengangkut pengungsi bagaimana, apa tidak menghambat," tegas Mbah Rono.
Menurut dia, jalur evakuasi yang baik adalah salah satu bagian strategi mitigasi bencana. Namun bila jalur evakuasi buruk berarti tingkat kerentanannya sangat tingggi.
"Karena itu harus di tekan kerentanan dalam mitigasi. Saya kira pemkab di empat kabupaten di sekitar Merapi harus mulai melakukan perbaikan jalur evakuasi," pungkas dia.
(bgs/mad)











































