JIS Merasa Pemberitaan Kasus Kekerasan Seksual Kian Melebar

JIS Merasa Pemberitaan Kasus Kekerasan Seksual Kian Melebar

- detikNews
Jumat, 02 Mei 2014 13:49 WIB
JIS Merasa Pemberitaan Kasus Kekerasan Seksual Kian Melebar
Kepsek JIS Timothy Carr (Foto: Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Jakarta International School (JIS) merasa merasa tersudut dengan perkembangan berita kasus pelecehan seksual terhadap murid di sekolahnya. Kasus ini dikait-kaitkan dengan izin pendirian JIS.

Kepala Sekolah JIS Timothy Carr merasa perkembangan di media terlalu melebar. Beberapa media bahkan mengungkit izin PAUD JIS yang udah beroperasi sejak 1993 ini.

"Kita bisa berpikir kemana-mana tetapi kita ingin berimbang soal pemberitaan," ungkapnya ketika berbincang dengan detikcom, di kantornya, Jalan Terogong, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (30/4/2014) lalu.

Menurutnya pemberitaan ini justru mengganggu kegiatan siswa-siswanya. Padahal selama ini ia memprioritaskan proses belajar anak. Terkait kasus pidana pelecehan seksual sendiri, Tim mengaku telah bekerjasama dengan kepolisian untuk menuntaskan kasus ini. Ia mengaku terus menjalin komunikasi dengan keluarga korban.

"Selama ini kami sudah terbuka, dan berharap kasus ini cepat tuntas," jelasnya.

Kepolisian sampai saat ini sudah menetapkan 6 tersangka kasus kekerasan seksual di JIS. Para tersangka adalah petugas kebersihan dari perusahaan outsourcing kelas dunia, ISS. Mereka bernama Agun Iskandar, Virgiawan Amin alias Awan, Afrischa Setyani, Syahrial, Zainal Abidin dan Azwar.

Dua nama pertama ditetapkan sebagai tersangka lebih awal karena ditemukan bakteri spesifik di tubuh mereka dan korban. Sementara empat tersangka lainnya dijerat belakangan setelah polisi melakukan uji laboratorium terhadap mereka. Hasilnya, ada dua orang yang mengidap herpes seperti dimiliki korban.

Khusus Azwar, yang diumumkan sebagai tersangka paling akhir, sosoknya tak pernah dimunculkan polisi. Dia lebih dulu mengakhiri nyawanya sendiri di toilet penyidik dengan cara menenggak cairan pembersih lantai.

(nwk/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads