Infografis

Batu Akik di Tanah Kosong Cilandak, Berharga Atau Tidak?

- detikNews
Jumat, 02 Mei 2014 13:54 WIB
Batu Akik di Tanah Kosong Cilandak, Berharga Atau Tidak?

Berawal dari isu adanya batu giok di tanah seluas 3.000 meter persegi tersebut, warga kemudian berbondong-bondong mencarinya. Ada yang mengklaim batu bisa bernilai hingga Rp 10 juta. Namun setelah ditelusuri, ini tidak terbukti.

Edison salah satu warga yang tinggal di luar kawasan tersebut mengatakan, hanya ada batu akik dengan warna tertentu saja di lahan milik pengusaha tersebut. Nilainya pun paling mahal Rp 1 juta. Itu pun dalam jumlah banyak.

Jika dilihat sekilas, batu-batu yang diperebutkan orang itu sama saja dengan batu kali biasa. Namun, ketika bongkahan batu dibelah, perbedaan mulai nampak. Bagian dalam batu itu memancarkan warna yang berbeda-beda. Ada yang berwarna merah darah, putih dan cokelat. Bahkan ada salah satu batu yang terlihat bentuk pola garis di bagian dalamnya.

Menurut para 'penambang' dadakan yang berada di tanah kosong itu, batu yang mereka temukan adalah bahan mentah untuk membuat akik. Masih dibutuhkan proses panjang hingga akhirnya batu-batu itu bisa berwujud akik dan dipakai sebagai perhiasan.

Meski belum berwujud akik, batu-batu yang ditemukan warga sudah laku dijual. Harga berkisar antara puluhan hingga ratusan ribu rupiah tiap bongkahnya. Harga tentu bergantung pada kualitas batu akik yang akan dihasilkan nantinya.

"Kemarin ada yang jual, satu kantong dihargai Rp 1 juta," kata Edison.

Mereka yang mencari batu bukan warga sekitar daerah tersebut. Namun datang dari Bekasi, Karawang, Bogor, hingga daerah lainnya. "Orang sini malah sudah malas," ujar mama bule salah, satu warga yang tinggal tak jauh dari lahan itu.