Toko Sepatu Solo Terbakar
Tukang Las Diperiksa Polisi
Kamis, 16 Des 2004 13:22 WIB
Solo - Kebakaran yag terkadi di toko sepatu dan tas 'Milan' berhasil dilokalisir oleh petugas, Kamis (16/12/2004). Meski demikian, api masih menyala di gudang toko yang berada di lantai empat. Tukang las yang diduga sebagai penyebab kebakaran serta beberapa karyawan hingga saat ini masih diperiksa polisi.Sembilan mobil pemadam kebakaran milik Pemkot Solo dan Pemkab di sekitarnya dikerahkan untuk menguasai si jago merah yang mengamuk di sentra utama perbelanjaan Kota Solo tersebut. Hal tersebut dilakukan agar api tidak membesar dan merembet ke toko-toko lainnya yang sangat padat. Hingga saat ini ruas Jalan Dr Radjiman masih ditutup polisi.Kobaran api memang sempat merembet ke toko sepatu 'Famouse' yang berdampingan toko yang terbakar. Namun petugas kebakaran yang dibantu Tim SAR UNS dan masyarakat berhasil melokalisir api dan memadamkan jilatan api ke toko 'Famouse'."Kami sulit memadamkan api secara total karena peralatan yang kurang memadai. Namun yang pasti api sudah dapat dilokalisir. Api yang masih menyala saat ini tinggal di lantai empat yang merupakan gudang toko. Perkiraan kami, nanti api akan padam dengan sendirinya setelah barang-barang di gudang habis terkbakar," ujar seorang anggota SAR yang memberikan pertolongan.Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun seorang karyawan dilarikan ke rumah sakit oleh petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI) karena tidak tahan menghirup asap. Pemilik toko Dody Sutarto yang ditemui di lokasi kejadian enggan memprediksi kerugian yang dialaminya akibat kebakaran itu.Akibat kebakaran tersebut, kawasan sentra bisnis dan perdagangan di Solo itu sempat lumpuh. Toko-toko lainnya memilih tutup untuk sementara menunggu api berhasil dipadamkan. Ratusan karyawan berbagai toko tampak duduk-duduk di pinggir jalan menyaksikan kebakaran yang terjadi.Sementara itu Polresta Solo hingga saat ini masih memintai keterangan beberapa karyawan toko 'Milan' serta tukang las bernama Kasdi yang saat kejadian sedang bekerja di toko tersebut. Kasdi diperiksa karena ada dugaan api berasal dari percikan api genset yang digunakannya untuk mengelas di toko tersebut.Ada dugaan api berasal dari genset tukang las yang mengeluarkan percikan api. Tapi tidak tertutup kemungkinan api berasal dari arus pendek listrik di dalam toko. Untuk mengetahui lebih jelasnya kami mengambil keterangan para karyawan dan tukang lasnya. "Hasilnya nanti akan kami pakai untuk penyelidikan," ujar AKP Muji Santosa, Kabag Ops Polresta Solo.
(nrl/)











































