Bermodalkan senter, mereka masih semangat mencari batu yang konon dapat dijual hingga seharga jutaan rupiah. Udin, salah satu penjaga parkir di area tersebut mengatakan bahwa hingga subuh masih ada saja orang menggali.
"Ya enggak kenal waktu mereka mah. Kadang ada yang sampai jam 02.00 WIB atau jam 03.00 WIB (dini hari). Ada juga yang sampai subuh jam 5an. Tergantung orangnya masing-masing," ujar Udin ketika ditemui detikcom di lokasi, Rabu (30/4/2014).
Pantauan detikcom, terlihat masih ada belasan orang yang menggali batu di tanah kosong tersebut. Mereka membawa senter dan juga palu. Tak sedikit pula yang menggunakan pencahayaan dari ponsel masing-masing.
Kehebohan tentang penemuan batu akik di tanah kosong tersebut mencuat minggu lalu. Berita tentang seseorang yang berhasil menemukan batu giok di lokasi beredar dari mulut ke mulut. Warga pun berduyun-duyun datang untuk mencari peruntungan.
Padahal pihak kepolisian sudah mengatakan bahwa isu tentang penemuan batu giok tersebut palsu dan isu yang menyesatkan.
"Jangan terpancing isu, itu bukan batu giok," ujar Kapolsek Cilandak Kompol Sungkono ketika dikonfirmasi detikcom.
(rmd/rmd)











































