"Supir sudah diamankan ke Polres Bekasi Kota, pemeriksaan awal ternyata dia tidak memiliki SIM," ujar Kasat Lantas Polres Bekasi Kota, Kompol Arshal Shaban, kepada detikcom di lokasi kejadian, Rabu (30/4/2014).
Belum diketahui siapa nama pengemudi truk itu. Berdasarkan kesaksian warga setelah kecelakaan hebat itu, sang sopir sempat melarikan diri. "Informasi seperti itu, tetapi kita sudah amankan," tuturnya.
Secara terpisah, Dwi Widianto petugas keamanan showroom mobil mengungkapkan diri sempat melihat pengemudi yang berusaha kabur. Melihat kondisi itu ia berinisiatif untuk mengamankan pelaku.
"Selang 15 menit kejadian, anggota polisi udah di lokasi, tiba-tiba supir langsung lari ke sana, begitu lihat dia kabur saya langsung respon nangkap" ujar Dwi.
Pengemudi truk sendiri mengaku diri lari lantaran takut menjadi bulan-bulanan masa. "Ngaku takut digebukin padahal kalau dia nggak lari nggal bakal digebukin gitu, gara-gara gitu dia sempat ditodong polisi, sampai akhirnya dibawa ke kantor," ungkapnya.
Tak ada korban jiwa akibat insiden ini. Ada beberapa orang saja yang mengalami luka. Korban luka-luka sendiri telah dibawa ke rumah sakit. Sejauh ini kondisi arus lalin telah berangsur normal. Polisi pun telah meninggalkan lokasi kejadian. Adapun arus lalin menjadi tersendat lantaran terdapat putaran mobil di dekat lokasi kecelakaan.
Polisi memastikan, jumlah kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan in adalah 15. Terdiri dari 13 mobil dan dua motor.
(edo/mad)










































