"Selasa kemarin adik saya terima pesan berantai dan teman-teman saya di Surabaya dan Jakarta juga dapat pesan berantai itu," kata Sang Bunda kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (30/4/2014).
Menurutnya, pesan berantai yang meminta sumbangan itu dilakukan pihak tak bertanggung jawab untuk mencemarkan nama baiknya. Ia sendiri heran mengapa nomor rekeningnya bisa tersebar luas, padahal keluarga dekatnya pun tidak mengetahui nomor rekeningnya itu.
"Saya heran orang itu (penyebar pesan berantai-red) tahu nama lengkap dan nomor rekening saya. Kakak saya saja enggak tahu nomer rekening saya," imbuh Sang Bunda.
Ia sendiri sudah mengklarifikasi pesan berantai itu dengan memposting status di akun jejaring sosial Facebook-nya. Bahkan ibu dua orang putra ini akan mengembalikan uang sebesar Rp 1 juta yang sudah terlanjur masuk ke rekeningnya setelah ada pesan berantai tersebut.
"Saya sudah denied di facebook. Cuma satu yang masuk sebesar Rp 1 juta, saya mau ke bank dan transfer balik," katanya.
Sang Bunda sendiri mengaku tidak kenal dengan si pengirim uang tersebut. Ia khawatir, hal ini akan menjatuhkan reputasinya. "Saya enggak kenal orang yang transfer itu. Saya takutnya itu ingin menjatuhkan nama saya," pungkasnya.
(mei/mad)











































