Marwah: Kalla-Agung Menang, Legislatif di Bawah Eksekutif

Marwah: Kalla-Agung Menang, Legislatif di Bawah Eksekutif

- detikNews
Kamis, 16 Des 2004 11:52 WIB
Denpasar - Kandidat ketum Partai Golkar Marwah Daud Ibrahim menilai, jika Jusuf Kalla-Agung Laksono memenangi Munas VII Golkar, akan merusak struktur kenegaraan antara lembaga eksekutif dan legislatif.Nantinya, menurut pakar Ilmu Komunikasi ini, jika duet Wapres-Ketua DPR itu menang, maka eksekutif tampak mengangkangi legislatif. Karena itu, Marwah tidak ingin paket ini memimpin karena punya "daya rusak"."Kalau saya berpikir lembaga kepresidenan dan DPR setara. Tiba-tiba ada Wapres di struktur partai, posisinya di atas ketua DPR RI. Struktur kenegaraan akan menjadi rancu," kata Marwah usai pembukaan Munas VII Golkar di The Westin Resort Nusa Dua, Bali, Kamis (16/12/2004). Seperti diketahui, Kalla mencalonkan sebagai ketum, menggandeng Agung sebagai calon wakil ketum dan Surya Paloh sebagai ketua Dewan Penasihat."Ketua DPR adalah simbol legislatif yang di bawahnya terdapat banyak partai.Dan secara organisatoris (ketum dan wakil ketum Golkar) itu belum ada," sambung Marwah."Saya berharap mereka tidak terpilih dengan konstalasi seperti itu. DPR yang sekarang ini yang coba dikuatkan di era reformasi, ternyata kembali dikerdilan oleh kita sendiir," urainya.Untuk mengganjal terpilihnya Kalla, Marwah tetap akan maju sebagai calon ketum. "Kalau beliau (Kalla) maju terus, kita harus berkompetisi. Saya akan tetap maju, " tandasnya. (nrl/)


Berita Terkait