"Bisa si TS, ha ha," seloroh anggota Majelis Syuro PKS Tifatul Sembiring kepada wartawan di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (30/1/2014). TS mengacu pada singkatan namanya.
Tifatul mengatakan meski akan menjalin koalisi, tak serta merta PKS akan meminta jatah kursi cawapres. Dia menegaskan partainya menghindari politik transaksional dan koalisi yang akan dibangun demi kemaslahatan rakyat.
"Itu belum bisa juga (minta cawapres-red)," ujarnya.
Sebelumnya Tifatul sudah menggambarkan keseriusan partainya untuk mengikat koalisi dengan Gerindra mendukung pencapresan Prabowo. PKS akan meminta Prabowo menjelaskan soal berbagai tudingan pelanggaran HAM yang dialamatkan ke eks Danjen Kopassus itu.
"Itu juga sedang didalami dan ada juga jawaban dari Pak Prabowo-nya. Apa situasi yang terjadi saat itu kan juga belum clear juga bagi kita. Kalau ada tuduhan-tuduhan, ya macam-macam lah ya," kata Tifatul di gedung Setneg, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (29/4) kemarin.
(trq/van)











































