Meski bertemu di acara pemerintahan, Tifatul mengaku diajak koalisi oleh Syarief Hasan. "Barusan (Syarief Hasan) ngajak koalisi sama saya," kata Tifatul.
Ketika dikonfirmasi, Syarief tak membantah maupun membenarkan pengakuan Tifatul tersebut. "Bukan salah (persepsi), itu pandangan lain saja," kata Syarief di tempat yang sama.
Partai Demokrat tercatat sudah 10 tahun menjalin koalisi dengan PKS. Namun pengalaman itu tak lantas membuat mereka langsung gampang menjalin koalisi. "Ya pokoknya semua tergantung situasi," kata Syarief.
Syarief belum memberi kepastian kapan partainya akan mengumumkan koalisi menjelang pemilihan presiden 9 Juli mendatang. "Selalu ada pilihan," kata dia.
Pria yang kini menjabat sebagai Menteri Koperasi dan UKM ini memastikan bahwa dalam menjalin koalisi Demokrat tidak pernah meminta jatah kursi. Yang terpenting, menurut dia, partai yang hendak berkoalisi memiliki platform yang sama.
Namun hingga kini menurut dia belum ada satu pun partai yang deal menjalin koalisi dengan Demokrat. "Paling serius, kalau sudah akad nikah baru komunikasi," kata Syarief.
Partai berlambang segitiga biru itu tak takut ketinggalan, meski partai lain kini sudah sibuk menjalin koalisi. "Kami rela ditinggal. Siap oposisi," kata suami dari Inggrid Kansil ini.
(erd/brn)











































