Laga divisi utama yang digelar di Stadion Maguwoharjo Sleman ini cukup panas sejak awal. Pada babak pertama, suporter sudah terlibat bentrok. Namun situasi berhasil dikendalikan.
Menjelang pertandingan berakhir, bentrokan kembali terjadi. Suporter saling lempar batu dan botol. Ratusan personel polisi nampak kewalahan menghalau massa yang berada di tribun sisi timur dan sisi selatan serta sisi utara.
Suporter bahkan nekat melempar mercon ke arah lapangan saat pertandingan masih berlangsung. Saat pertandingan usai, wasit langsung dievakuasi aparat keluar lapangan.
Dentuman suara mercon berkali-kali terjadi hingga babak berakhir. Pertandingan yang disaksikan langsung Bupati Sleman Sri Purnomo dan Walikota Yogya Haryadi Suyuti ini berakhir dengan skor imbang 0-0. Bentrokan masih terus terjadi, hingga pertandingan usai.
Kabagops Polres Sleman, Kompol Hery Suryanto mengatakan untuk mengamankan laga tersebut, sebanyal 750 personel dikerahkan. Petugas menyita berbagai benda yang dibawa oleh suporter.
"Banyak yang berhasil disita, mercon, botol, bambu, ada juga miras, dan lainnya," katanya di stadion Maguwoharjo Sleman, Selasa (29/4/2014).
(try/try)











































