"Iya memang ada nelayan menemukan potongan ekor dan bagian sayap pesawat latih," kata Kasubag Humas Polres Cilacap, AKP. Siti Khayati, Selasa (29/4/2014).
Serpihan pesawat tanpa awak atau pesawat latih Aero Modelling tersebut ditemukan oleh Andi Siseno (30) Nahkoda perahu jukung katir Putra Jaya dan Reza Kurniawan N Dendeng (24) Abk kapal. Kini serpihan pesawat latih berupa potongan ekor dan bagian sayap tersebut sudah diamankan oleh Satuan Polisi Air Polres Cilacap.
Serpihan pesawat tanpa awak tersebut sudah diketahui oleh pihak Polres Cilacap setelah mendapatkan laporan dari Direktur Pusat Teknologi Industri Pertahanan dan Keamanan BPPT Dr.Ir. Samudro,M.Eng pada Minggu (27/4).
Pesawat tanpa awak yang ditemukan nelayan tersebut merupakan milik BPPT yang bekerjasama dengan Balitbang Kemham untuk melakukan uji pesawat tanpa awak Wulung PA 9, yang take off dari Bandara Nusa Wiru, Cijulang, Pangandaran, Jawa Barat.
"Tujuan uji terbang arah 125 menuju ke arah 148 sekitar pukul 17.15 WIB. Ketika pesawat kembali arah semula yaitu arah Bandara Nusa Wiru, pesawat mengalami trouble dan jatuh di koordinat 108-45'-15, 44"BT, 7-53'51, 56"LS," jelasnya.
Sesaat setelah pesawat tersebut jatuh pelapor langsung melaporkan kejadian ke Satpol Air Polres Ciamis untuk permintaan bantuan SAR.
(arb/mad)










































