Hendropriyono Jelaskan Pengadaan Kamus Arab Kerjasama BIN-Mertua Anas

Hendropriyono Jelaskan Pengadaan Kamus Arab Kerjasama BIN-Mertua Anas

- detikNews
Selasa, 29 Apr 2014 13:41 WIB
Jakarta - Mantan Kepala BIN Hendropriyono dipanggil KPK terkait aset-aset yang diduga ada hubungannya dengan tersangka pencucian uang, Anas Urbaningrum. Hendro menjelaskan panjang lebar mengenai pengadaan kamus bahasa Arab, yang merupakan operasi penggalangan hasil kerjasama dengan mertua Anas, Attabik Ali.

"Waktu itu saya kepala BIN, sedang maraknya bom dan terorisme. Lalu ada yang menawarkan kepada kami untuk pembuatan buku dan kamus bahasa Arab, Inggris dan Indonesia sekaligus," ujar Hendro usai diperiksa penyidik KPK, Selasa (29/4/2014).

Pihak yang menawarkan kamus tersebut, kata Hendro, adalah Attabik Ali. Menurut Hendro, kala itu pengadaan kamus dan buku perlu dilakukan untuk memberikan bantuan ke pesantren-pesantren.

"Dan saya (BIN) beli kamus itu. Itu operasi penggalangan," kata Hendro yang mengenakan kemeja warna putih ini.

Menurut Hendro, BIN memberikan syarat kepada pihak pesantren yang menerima bantuan kamus dan buku tersebut, yakni tidak boleh memperdagangkan literatur itu. Mengenai harga kamus yang ditawarkan Attabik Ali, Hendro memastikan harganya paling murah saat itu.

"Saya lupa karena sudah 10 tahun lalu, tapi itu harga wajar untuk kamus. Untuk pengadaannya sekitar Rp 100 ribu," ujar Hendro.

Attabik adalah pengasuh di Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta. Hendro pernah bertemu langsung dengan Attabik salah satunya pada saat pembagian kamus dan buku di Krapyak.

"Tapi saya lupa bagaimana mukanya. Sekarang kan sudah 10 tahun," kata Hendro.

(fjr/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads