"KMC Komando untuk proyek jangka panjang, paling tidak tiap Kodim punya 1 unit dan ada 1 Kodim di setiap kepulauan memiliki 1 KMC," ujar Budiman di sela-sela launching KMC Komando di pantai ABC, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (29/4/2014).
Budiman menjelaskan, ia merasa sedih dengan kondisi prajuritnya yang bekerja di daerah terpencil. Menurutnya, prajurit TNI AD di daerah terpencil memiliki keterbatasan transformasi.
"Dengan kondisi seperti ini, kita jadi harus memikirkan pada satuan kita didaerah terpencil, Kemudian kita bantu pasukan berpatroli di antar pulau," terangnya.
Lanjut Budiman, bantuan tersaebut digunakan untuk lebih mempermudah pasukan dalam bekerja. Karena pasukan membutuhkan kecepatan dan keakurasian dalam bertindak.
"Mengapa kita harus cepat? karena pertempuran kedepan menggunakan kecepatan. Kenapa akurasi? karena pertempuran kedepan menggunakan akurasi, Jadi akurasi dan kecepatan menjadi hal penting untuk kita menghadapi situasi-situasi yang tak terduga," jelas Budiman.
Alhasil KMC Komando nantinya akan dioperasikan di daerah Maluku Utara, di Papua, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, NTT, Kepulauan Seribu, Kepulauan Mentawai, Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau dan Bangka Belitung. "Itu ada yang diperbatasan laut dan ada juga yang tidak diperbatasan," tutupnya.
(tfn/ndr)











































