Ormas-ormas Golkar Bertemu, Sepakat Kumpulkan Seluruh Kader Muda di Jakarta

Ormas-ormas Golkar Bertemu, Sepakat Kumpulkan Seluruh Kader Muda di Jakarta

- detikNews
Minggu, 27 Apr 2014 23:21 WIB
Ormas-ormas Golkar Bertemu, Sepakat Kumpulkan Seluruh Kader Muda di Jakarta
Jakarta - Pengurus ormas-ormas Golkar malam ini bertemu membahas strategi menuju Pilpres 2014. Apa hasilnya?

Informasi yang dihimpun, pertemuan itu berlangsung di Hotel Grand Hyatt, Jakarta Pusat, Minggu (27/4/2014) malam ini. Pertemuan ini dihadiri perwakilan ormas dan organisasi sayap Golkar.

"Pertemuan biasa saja, kita ngobrol-ngobrol," kata Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Yorrys Raweyai saat dikonfirmasi, Minggu (27/4/2014) malam. AMPG adalah organisasi sayap Golkar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertemuan malam ini, kata Yorrys, menyepakati digelarnya Silaturrahmi Nasional (Silatnas) kader muda Golkar. Silatnas ini akan digelar pada 1 Mei 2014, dua hari sebelum Rapimnas Khusus membahas evaluasi hasil Pileg Golkar. Acara Silatnas ini akan digelar di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat.

"Yang dibahas ya evaluasi hasil Pileg, menyikapi Rapimnas," ujarnya.

Sebelumnya, Yorrys bersuara lantang menyatakan kekecewaan terhadap hasil yang dicapai Golkar dalam Pileg 2014. Yorrys yang juga Ketua DPP Golkar meminta Rapimnas Khusus Golkar dijadikan ajang evaluasi kepemimpinan Ketua Umum Aburizal Bakrie (Ical.)

"Sejak 4 tahun lalu terutama Januari 2014 terlihat betul jika Ical menjalankan partai seperti perusahaan. Kita minta pertanggungjawaban Ical atas seluruh janjinya. Ini akumulasi kekecewaan kader atas kepemimpinan Ical yang seluruh programnya tidak berhasil," kata Yorrys dalam diskusi di Kantor FFH, Jl Prapanca Raya No 101, Jakarta, Rabu (23/4) lalu.

Tak hanya meminta Ical dievaluasi, Yorrys juga membuka kemungkinan Rapimnas Khusus diubah menjadi Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) untuk mencari ketum baru.

"Rapimnasus harus dilakukan tetapkan cawapres, kedua, evaluasi dan kemungkinan ada Munaslub ada. Mayoritas sejak Ical memimpin banyak persoalan dan janji-janji dan komitmen Ical," ujarnya.

Dia pun menyebut sejumlah caketum Golkar yang dinilai bisa menggantikan Ical. "Kader senior seperti Agung, Fadel, dan Priyo sangat berpeluang jadi ketum baru. Golkar harus beri peluang 85 persen bagi kader muda untuk memimpin," pungkasnya.

(trq/vid)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads