Informasi yang dihimpun, pertemuan itu berlangsung di Hotel Grand Hyatt, Jakarta Pusat, Minggu (27/4/2014) malam ini. Pertemuan ini dihadiri perwakilan ormas dan organisasi sayap Golkar.
"Pertemuan biasa saja, kita ngobrol-ngobrol," kata Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Yorrys Raweyai saat dikonfirmasi, Minggu (27/4/2014) malam. AMPG adalah organisasi sayap Golkar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang dibahas ya evaluasi hasil Pileg, menyikapi Rapimnas," ujarnya.
Sebelumnya, Yorrys bersuara lantang menyatakan kekecewaan terhadap hasil yang dicapai Golkar dalam Pileg 2014. Yorrys yang juga Ketua DPP Golkar meminta Rapimnas Khusus Golkar dijadikan ajang evaluasi kepemimpinan Ketua Umum Aburizal Bakrie (Ical.)
"Sejak 4 tahun lalu terutama Januari 2014 terlihat betul jika Ical menjalankan partai seperti perusahaan. Kita minta pertanggungjawaban Ical atas seluruh janjinya. Ini akumulasi kekecewaan kader atas kepemimpinan Ical yang seluruh programnya tidak berhasil," kata Yorrys dalam diskusi di Kantor FFH, Jl Prapanca Raya No 101, Jakarta, Rabu (23/4) lalu.
Tak hanya meminta Ical dievaluasi, Yorrys juga membuka kemungkinan Rapimnas Khusus diubah menjadi Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) untuk mencari ketum baru.
"Rapimnasus harus dilakukan tetapkan cawapres, kedua, evaluasi dan kemungkinan ada Munaslub ada. Mayoritas sejak Ical memimpin banyak persoalan dan janji-janji dan komitmen Ical," ujarnya.
Dia pun menyebut sejumlah caketum Golkar yang dinilai bisa menggantikan Ical. "Kader senior seperti Agung, Fadel, dan Priyo sangat berpeluang jadi ketum baru. Golkar harus beri peluang 85 persen bagi kader muda untuk memimpin," pungkasnya.
(trq/vid)











































