Sejumlah petugas kepolisian juga tampak masih berjaga-jaga di areal pasar yang berdiri sejak tahun 1974 tersebut.
"Biar masyarakat umum tidak ada yang masuk, kalau masuk ke dalam takut terjadi yang tidak diinginkan," ujar salah satu petugas, Bribda Kadek Wisnu saat ditemui di lokasi, Minggu (27/4/2014).
Kadek menyebutkan, hari ini telah diadakan evaluasi dan pembersihan. Sementara seluruh mobil pemadam kebarakan telah ditarik sekitar pukul 16:05 WIB tadi.
"Jam 16:05 seluruh mobil damkar sudah ditarik. Hari ini tadi evaluasi, pembersihan," ujarnya.
Sementara itu, sejumlah pedagang tampak mencoba menyelamatkan dagangan mereka dari sisa-sisa kebakaran. Seperti Jeki (60), pedagang kain, yang mengumpulkan bahan-bahan kain gulungan yang masih bisa diselamatkan lalu diangkut menggunakan mobil pikap.
"Masih bisa dicuci, yang kebakar dipotong, bisa dijual lagi," katanya.
Begitu juga dengan pedagang lainnya, seperti pedagang pakaian dan pedagang barang pecah belah jenis piring dan gelas. Para pedagang mengumpulkan sisa-sisa dagangan mereka dari dalam kios untuk kemudian dibersihkan kembali.
Tidak hanya barang dagangan, para pedagang juga tampak mengeluarkan puing-puing seperti etalase dan kipas angin, serta kulkas. Sementara pedagang lainnya memanfaatkan trotoar jalan untuk berjualan.
(idh/vid)











































