Mau Koalisi dengan PD? Ini Syarat dari SBY

Mau Koalisi dengan PD? Ini Syarat dari SBY

- detikNews
Minggu, 27 Apr 2014 18:39 WIB
Mau Koalisi dengan PD? Ini Syarat dari SBY
Abror Rizki/Setpres
Jakarta -

Ketua Umum Partai Demokrat (SBY) menuturkan semua opsi koalisi masih terbuka bagi PD menuju Pilpres 2014. SBY pun punya syarat khusus kepada partai yang menawarkan PD berkoalisi. Apa saja?

"Seluruh opsi terbuka, untuk itu kami akan terus mematangkan proses internal kami, termasuk menjalin komunikasi oleh pihak mana pun. Agar keputusan menjadi tepat," kata SBY di Hotel Sahid Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (27/4/2014).

Demokrat, menurut SBY, dalam berkoalisi tidak sekedar menambahkan peroleh suara dengan parpol lain. Sehingga SBY menyatakan Partai Demokrat bukan partai yang mencari keuntungan semata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami bukan partai oportunis," ujar SBY.

Sehingga SBY memberikan syarat untuk berkoalisi yakni niat baik, kehendak baik, semangat kuat untuk berjuang bersama di pemerintahan atau parlemen. Hal ini diungkapkannya agar Demokrat bisa menjalankan mandat rakyat.

"Jadi bukanlah persentase ketemu persentase. Apalagi dengan persyaratan yang tidak semestinya," ujar SBY.

Kemudian, Presiden RI ini menambahkan, hingga 20 Oktober 2014 nanti, Partai Demokrat ditakdirkan memimpin bangsa Indonesia selama 10 tahun. Sehingga memahami persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia. Termasuk pencapaian dan hal yang belum tercapai.

"Kami memiliki agenda, kami pikirkan solusi, kebijakan dan program aksi 5 tahun mendatangkan, termasuk sasaran umum dan khusus, yang telah kami tawarkan," ujar SBY.

Oleh karena itu, bagi SBY, Partai Demokrat tidak akan mendukung parpol manapun jika platformnya bertentangan dengan partai berlambang mercy tersebut. SBY juga menyatakan Partai Demokrat tak akan mendukung parpol yang tak memiliki konsep visi dan misi yang jelas.

"Kami harus yakin capres yang kami usung, manakala ada partai lain, bahwa yang bersangkutan memiliki patform dengan gambang, logis dan realisitik untuk memimpin negeri ini," ujar SBY.

"Kami juga tidak akan dukung jika platform bertentangan dengan PD, apabila retorika menarik, tapi bedasarkan pengalaman kami yang 10 tahun, dan malah membawa malapetaka. Itu pilihan kami," ujar Ketua Majelis Tinggi PD ini.

SBY menyatakan Partai Demokrat tidak akan mendukung parpol yang tidak diyakini, dan memilih menjadi oposisi daripada menjadi bagian parpol itu dalam pemerintahan. Hal ini yang menjadi pertimbangan utama SBY.

"Saya menggunakan common sense, akal sehat, tidak boleh ikut-ikutan larut dalam gegap gempita manuver. Kami punya pikiran, kami punya kepribadian, kami lakukan politik mendidik sebagaimana acara yang digelar (konvensi PD) hari ini," pungkasnya.

"Kami akan lakukan proses politik, baik internal, dan kami hormati semua parpol dan capres. Tapi PD dengan jernih, rasional dan tidak emosional, melakukan pendekatan politik dengan baik," tutup SBY.

(vid/van)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads