Jadi Target Teroris, Hilton Tingkatkan Pengamanan
Rabu, 15 Des 2004 20:46 WIB
Jakarta - Hotel Hilton Jakarta menanggapi serius pernyataan Departemen Urusan Luar Negeri dan Perdagangan Australia yang menyatakan Hilton masuk dalam sasaran teroris. Dalam waktu dekat penambahan personil keamanan akan dilakukan.Hal ini diungkapkan oleh Director of Public Relations and Communications Hilton Jakarta Emeraldo Parengkuan kepada detikcom di kantornya, Jl. Gatot Soebroto Jakarta, Rabu (15/12/2004)."Kita sudah adakan meeting internal untuk mengantisipasi tindakan pencegahan apa saja yang akan dilakukan. Walaupun kadang-kadang rumor tetapi kita tetap menindaklanjuti," ujar Emeraldo.Menurut Emeraldo, pihak Hilton awalnya mengetahui informasi ini dari media. Namun kemudian Hilton mendapat pemberitahuan dari Kedutaan Australia yang mengatakan bahwa ada peringatan untuk warga Australia agar mencegah kedatangannya ke Indonesia. "Karena ada pemberitaan bahwa dari intelijen Australia ada ancaman ke Hotel Hilton, dan hanya Hotel Hilton yang ada di Indonesia saja," imbuhnya.Emeraldo menambahkan pihak Hilton belum mengetahui hasil penelusuran intelijen Australia, yang dimaksud menjadi sasaran teroris Hotel Hilton yang berada di kota mana. "Karena kita ada properti lain selain di Jakarta, yaitu di Bali, Surabaya, dan Conrad yaitu sister company Hilton. Jadi ada empat yang memakai bendera Hilton," jelas Emeraldo.Untuk pengamanan tambahan sudah ada koordinasi antara pihak Jakarta Hilton International dengan Kepolisian. "Mungkin dalam waktu singkat akan segera dilakukan penambahan baik itu dari kepolisian maupun sekuriti internal. Tapi pengetatan sudah kita lakukan, dan kita tidak mau menimbulkan kecemasan," demikian Emeraldo Parengkuan.
(dit/)











































