Di Dalam Peti Jenazah, Wajah Dimas Tampak Babak Belur

Mahasiswa STIP Tewas

Di Dalam Peti Jenazah, Wajah Dimas Tampak Babak Belur

- detikNews
Sabtu, 26 Apr 2014 17:20 WIB
Jakarta - Dimas Dikita Handoko, mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), tewas akibat dianiaya seniornya. Saat dimasukan ke dalam peti jenazah, wajah Dimas babak belur.

"Kalau saya lihat, sekilas saja sebelum dirapihin, babak belur mukanya," tutur saudara Dimas, Raidah, saat dihubungi, Sabtu (26/4/2014).

Raidah sendiri mengakui sering mendapat cerita soal kekerasan yang sering dilakukan seniornya. Namun dia enggan menjelaskan soal tindak kekerasan tersebut.

Saat menjelang weekend, Dimas memang terbiasa tinggal di rumah Raidah. Kebetulan mereka berasal dari kawasan yang sama, Belawan, Medan, Sumatera Utara.

Nah, Raidah agak bingung karena Dimas tumben tidak datang. Subuhnya dia pun mendapat kabar dari salah satu rekan Dimas. Tidak percaya dengan kabar kematian itu, Raidah mencoba mencari tahu informasi lain dari rekan Dimas.

Kepastian itu akhirnya datang dari kepolisian. Dia mendapat kabar kematian Dimas sekitar pukul 06.30 WIB.

Dimas adalah mahasiswa tingkat pertama dari STIP. Menurut Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub, JA Barata, kejadian ini terjadi di luar kampus.

Dimas beserta enam orang rekannya terlibat perkelahian dengan delapan siswa seniornya. Dimas tewas setelah mendapat penganiayaan berat dari seniornya.





(mok/trq)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini