"Setelah kami himpun, ada 7 peristiwa di dalam 1 hari dan dua peristiwa pada 20 maret. Para pelaku tidak mengenal korbannya," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Heru Pranoto di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Sabtu (26/4/2014).
Pelaku juga nekat melakukan perbuatan itu karena korban yang dikerjai, tetap masuk sekolah dan seolah tak ada masalah. "Anak murid kena kekerasan seksual tetap sekolah, jadi dilakukan lagi," terang Heru.
Para pelaku nekat melakukan tindakan biadab itu karena antar sesama mereka sudah terbiasa melakukan. "Ya karena ingin karena sesama mereka sudah biasa," tutup Heru.
(spt/ndr)











































