"Sebaiknya melakukan kegiatan tasyakuran. Masa hari ulang tahun dipakai merusak. Apa pas, itu? Hari ulang tahun itu kan syukuran, sedikit makan-makan itu kan hari ulang tahun namanya, atau ada sedikit rezeki ke panti-panti sosial, itu kan lebih bagus," ujar Badrodin di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (25/4/2014).
Meski demikian, Polri tidak bisa melarang mereka yang hendak merayakan Mayday dengan cara turun ke jalan, seperti perayaan-perayaan Mayday tahun-tahun sebelumnya.
"Kalau unjuk rasa dia memberitahukan, ya kita terima, kan itu sifatnya pemberitahuan. Tetapi tetap kita arahkan sebelum pelaksanaan Mayday," ujarnya.
Pihaknya pun akan menjalankan pengamanan dengan mengawal aksi Mayday agar berjalan tertib serta menghindari aksi-aksi vandalis atau perusakan.
"Kalau turun ke jalan ya kita lakukan pengamanan," kata Badrodin.
(ahy/sip)











































