7 Sinyal Pengumuman Cawapres Jokowi Semakin Dekat

7 Sinyal Pengumuman Cawapres Jokowi Semakin Dekat

- detikNews
Jumat, 25 Apr 2014 19:07 WIB
7 Sinyal Pengumuman Cawapres Jokowi Semakin Dekat
Jakarta - Capres PDIP Jokowi memberi sinyal pengumuman cawapresnya semakin dekat. Sinyal-sinyal penetapan pendamping Jokowi di Pilpres 2014 memang semakin tampak.

Cawapres Jokowi sendiri kabarnya bakal diumumkan pada 'Jumat suci'. Sejumlah elite PDIP sempat berspekulasi pengumuman cawapres Jokowi bakal dilakukan Jumat ini. Namun ternyata pada Jumat ini masih dilakukan pematangan kandidat cawapres Jokowi.

Dalam sehari ini, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri memanggil sejumlah elite PDIP ke kediaman di Jl Teuku Umar, Jakarta Pusat, Jumat (25/4/2014).

Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo menyampaikan saat ini sejumlah opsi cawapres Jokowi masih dikaji mendalam oleh Megawati dan Jokowi.

"Opsi satu JK, opsi 2 Pak Mizard (Ryamizard Ryacudu-red), ada Pak Mahfud juga disebut. Juga muncul nama ekonom, mungkin juga ada opsi internal," kata Tjahjo Kumolo saat sowan ke rumah Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (25/4/2014).

Berikut sinyal kuat pengumuman cawapres Jokowi bakal diumumkan dalam waktu dekat:

'Jumat suci' untuk Jokowi

Jika KPK punya istilah 'Jumat keramat' untuk menahan tersangka korupsi, capres PDIP Jokowi punya 'Jumat suci'. Jumat suci Jokowi selalu misterius, seperti penetapannya menjadi capres PDIP, dan kini kembali menjadi misteri lantaran cawapresnya juga bakal diumumkan di 'Jumat suci'.

Soal istilah Jumat suci ini dilontarkan oleh Wasekjen PDIP Ahmad Basarah. Menurut dia, momen penting dalam sejarah PDIP banyak terjadi di hari Jumat, seperti penetapan capres Jokowi.

"Saya memberikan indikasi terkait hari Jumat, biasanya dipakai KPK untuk menahan calon tersangka, Jumat keramat. PDIP juga memutuskan capres Jumat. Rujukannya Bung Karno yang memutuskan kemerdekaan pada Jumat. Kami menyebutnya sebagai Jumat suci," kata Basarah, Kamis (24/4) kemarin.

'Jumat suci' untuk Jokowi

Jika KPK punya istilah 'Jumat keramat' untuk menahan tersangka korupsi, capres PDIP Jokowi punya 'Jumat suci'. Jumat suci Jokowi selalu misterius, seperti penetapannya menjadi capres PDIP, dan kini kembali menjadi misteri lantaran cawapresnya juga bakal diumumkan di 'Jumat suci'.

Soal istilah Jumat suci ini dilontarkan oleh Wasekjen PDIP Ahmad Basarah. Menurut dia, momen penting dalam sejarah PDIP banyak terjadi di hari Jumat, seperti penetapan capres Jokowi.

"Saya memberikan indikasi terkait hari Jumat, biasanya dipakai KPK untuk menahan calon tersangka, Jumat keramat. PDIP juga memutuskan capres Jumat. Rujukannya Bung Karno yang memutuskan kemerdekaan pada Jumat. Kami menyebutnya sebagai Jumat suci," kata Basarah, Kamis (24/4) kemarin.

Sekjen PDIP beberkan nama kandidat cawapres Jokowi

Tjahjo Kumolo
Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo buka-bukaan soal nama cawapres Jokowi usai dari rumah Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakpus, tadi pagi. Ia menyebut beberapa opsi termasuk ekonom bahkan calon internal dari partai berlambang banteng moncong putih ini.

"Opsi satu JK, opsi 2 Pak Mizard, ada Pak Mahfud juga disebut. Juga muncul nama ekonom, mungkin juga ada opsi internal," kata Tjahjo Kumolo saat sowan ke rumah Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (25/4/2014).

Nama dari internal PDIP kabarnya adalah Ketua Bapilu Puan Maharani, sedangkan dari kalangan ekonom antara lain Agus Martowardojo, Gita Wirjawan, Sri Mulyani, Dahlan Iskan, dan Chairul Tanjung.

Sekjen PDIP beberkan nama kandidat cawapres Jokowi

Tjahjo Kumolo
Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo buka-bukaan soal nama cawapres Jokowi usai dari rumah Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakpus, tadi pagi. Ia menyebut beberapa opsi termasuk ekonom bahkan calon internal dari partai berlambang banteng moncong putih ini.

"Opsi satu JK, opsi 2 Pak Mizard, ada Pak Mahfud juga disebut. Juga muncul nama ekonom, mungkin juga ada opsi internal," kata Tjahjo Kumolo saat sowan ke rumah Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (25/4/2014).

Nama dari internal PDIP kabarnya adalah Ketua Bapilu Puan Maharani, sedangkan dari kalangan ekonom antara lain Agus Martowardojo, Gita Wirjawan, Sri Mulyani, Dahlan Iskan, dan Chairul Tanjung.

Jokowi sebut pengumuman cawapres Minggu besok

Capres PDIP Joko Widodo hingga saat ini masih merahasiakan siapa yang mendampinginya dalam pilpres nanti. Namun Jokowi memberikan bocoran kisi-kisi pengumuman cawapresnya.

"Belum (diumumkan), bisa satu jam lagi, bisa nanti sore, bisa hari Minggu," kata Jokowi usai salat Jumat di Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (25/4/2014).

Ia mengatakan hal tersebut dengan raut wajah yang serius. Meski begitu, ia tetap tutup mulut tentang siapa sosok pendampingnya.

Jokowi sebut pengumuman cawapres Minggu besok

Capres PDIP Joko Widodo hingga saat ini masih merahasiakan siapa yang mendampinginya dalam pilpres nanti. Namun Jokowi memberikan bocoran kisi-kisi pengumuman cawapresnya.

"Belum (diumumkan), bisa satu jam lagi, bisa nanti sore, bisa hari Minggu," kata Jokowi usai salat Jumat di Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (25/4/2014).

Ia mengatakan hal tersebut dengan raut wajah yang serius. Meski begitu, ia tetap tutup mulut tentang siapa sosok pendampingnya.

Cawapres Jokowi diumumkan di simbol perjuangan

Capres PDIP Joko Widodo belum juga mengumumkan cawapres yang akan mendampinginya. Gubernur DKI itu mengatakan akan membuat pengumuman cawapres di tempat bersejarah.

"Mestinya yang mendekati simbol-simbol perjuangan, simbol-simbol kebesaran masa lalu, simbol-simbol prestasi," kata Jokowi di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Jumat (25/5/2014).

Namun dia enggan mengungkap detail lokasi yang akan dijadikan tempat deklarasi cawapres. Jokowi juga masih enggan mengungkap waktu pengumuman cawapresnya.

"Seperti kemarin, kalau sudah waktunya akan saya kasih tahu. Nanti kalau sudah ditelepon 'udah bisa diumumin'," ujar Jokowi sambil memeragakan gerakan menelepon.

Cawapres Jokowi diumumkan di simbol perjuangan

Capres PDIP Joko Widodo belum juga mengumumkan cawapres yang akan mendampinginya. Gubernur DKI itu mengatakan akan membuat pengumuman cawapres di tempat bersejarah.

"Mestinya yang mendekati simbol-simbol perjuangan, simbol-simbol kebesaran masa lalu, simbol-simbol prestasi," kata Jokowi di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Jumat (25/5/2014).

Namun dia enggan mengungkap detail lokasi yang akan dijadikan tempat deklarasi cawapres. Jokowi juga masih enggan mengungkap waktu pengumuman cawapresnya.

"Seperti kemarin, kalau sudah waktunya akan saya kasih tahu. Nanti kalau sudah ditelepon 'udah bisa diumumin'," ujar Jokowi sambil memeragakan gerakan menelepon.

Kabar Mega-Jokowi bakal nyekar ke Blitar

Sebelum penetapan Jokowi jadi capres PDIP, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengajak Jokowi ziarah makam Bung Karno di Blitar. Kini jelang pengumuman cawapres Jokowi kembali menyebar kabar keduanya akan sowan ke makan Presiden RI pertama itu.

Jumat (25/4/2014), jumlah pedagang di sekitar areal Bung Karno terlihat lebih banyak. Padahal di hari-hari biasa, tampak sepi. Beberapa pedagang mengaku mendengar informasi kedatangan Jokowi dan Mega.

"Iya mas, katanya nanti sore. Kan besok ada kunjungan Pak Wapres. Nah hari ini katanya Pak Jokowi dan Bu Mega," kata seorang pedagang mainan yang enggan disebut namanya kepada wartawan.

Seolah sudah kompak untuk tidak ditulis namanya, beberapa pedagang mengaku juga sudah mendengar hal tersebut.

"Para pedagang di sini banyak yang sudah tahu. Tapi ya lihat nanti sore saja mas," tegas seorang pria pegadang bunga.

Namun Jokowi membantah akan ke Blitar hari ini. Tak menutup kemungkinan Jokowi akan segera nyekar bersama Mega sebelum pengumuman cawapresnya.

Kabar Mega-Jokowi bakal nyekar ke Blitar

Sebelum penetapan Jokowi jadi capres PDIP, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengajak Jokowi ziarah makam Bung Karno di Blitar. Kini jelang pengumuman cawapres Jokowi kembali menyebar kabar keduanya akan sowan ke makan Presiden RI pertama itu.

Jumat (25/4/2014), jumlah pedagang di sekitar areal Bung Karno terlihat lebih banyak. Padahal di hari-hari biasa, tampak sepi. Beberapa pedagang mengaku mendengar informasi kedatangan Jokowi dan Mega.

"Iya mas, katanya nanti sore. Kan besok ada kunjungan Pak Wapres. Nah hari ini katanya Pak Jokowi dan Bu Mega," kata seorang pedagang mainan yang enggan disebut namanya kepada wartawan.

Seolah sudah kompak untuk tidak ditulis namanya, beberapa pedagang mengaku juga sudah mendengar hal tersebut.

"Para pedagang di sini banyak yang sudah tahu. Tapi ya lihat nanti sore saja mas," tegas seorang pria pegadang bunga.

Namun Jokowi membantah akan ke Blitar hari ini. Tak menutup kemungkinan Jokowi akan segera nyekar bersama Mega sebelum pengumuman cawapresnya.

Ciri-ciri cawapres Jokowi menyebar

Cawapres bagi capres PDIP Joko Widodo dinanti publik dan lawan politik. Namun hingga kini tabir misteri yang menutupi sosok pendamping Gubernur DKI itu belum juga tersingkap.

Di tengah simpang siur informasi, beredar informasi yang menjabarkan ciri-ciri cawapres pendamping Jokowi. Informasi ini beredar di kalangan internal PDIP. Benarkah ciri-ciri yang beredar ini?

"Ya, mendekati," kata Jokowi saat ditanya soal informasi itu. Jokowi menjawab pertanyaan wartawan di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Jumat (25/5/2014).

Informasi yang beredar menyebutkan cawapres Jokowi adalah seseorang yang pernah menjadi menteri, tapi bukan di era SBY. Orang ini dekat, tapi jauh. Cerdas dan di usia muda sangat berprestasi. Informasi ini beredar melalui pesan singkat di kalangan elite PDIP.

Orang ini tidak memakai kaca mata dan menempuh pendidikannya di Amerika Serikat. Sosok ini disebut ahli di bidang keuangan dan pasar modal. Dia juga disebut pernah menjadi bintang restrukturisasi keuangan di awal tahun 90an. Orang ini juga disebut dekat dengan Jokowi, bahkan ikut dalam rapat-rapat pemenangan.

Anda punya bayangan tokoh? Informasi ini juga menyebut bahwa sosok ini bukan Anggito Abimanyu, Abraham Samad, Dahlan Iskan, Faisal Basri, Gita Wirjawan, Isran Noor, Iwan Jaya Azis, Jusuf Kalla, Rizal Ramli, juga bukan Sri Mulyani.

Sosok ini juga disebut bukan pensiunan jenderal, bukan trah Soekarno, bukan orang partai, bukan militer, orang akademis.

Ciri-ciri cawapres Jokowi menyebar

Cawapres bagi capres PDIP Joko Widodo dinanti publik dan lawan politik. Namun hingga kini tabir misteri yang menutupi sosok pendamping Gubernur DKI itu belum juga tersingkap.

Di tengah simpang siur informasi, beredar informasi yang menjabarkan ciri-ciri cawapres pendamping Jokowi. Informasi ini beredar di kalangan internal PDIP. Benarkah ciri-ciri yang beredar ini?

"Ya, mendekati," kata Jokowi saat ditanya soal informasi itu. Jokowi menjawab pertanyaan wartawan di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Jumat (25/5/2014).

Informasi yang beredar menyebutkan cawapres Jokowi adalah seseorang yang pernah menjadi menteri, tapi bukan di era SBY. Orang ini dekat, tapi jauh. Cerdas dan di usia muda sangat berprestasi. Informasi ini beredar melalui pesan singkat di kalangan elite PDIP.

Orang ini tidak memakai kaca mata dan menempuh pendidikannya di Amerika Serikat. Sosok ini disebut ahli di bidang keuangan dan pasar modal. Dia juga disebut pernah menjadi bintang restrukturisasi keuangan di awal tahun 90an. Orang ini juga disebut dekat dengan Jokowi, bahkan ikut dalam rapat-rapat pemenangan.

Anda punya bayangan tokoh? Informasi ini juga menyebut bahwa sosok ini bukan Anggito Abimanyu, Abraham Samad, Dahlan Iskan, Faisal Basri, Gita Wirjawan, Isran Noor, Iwan Jaya Azis, Jusuf Kalla, Rizal Ramli, juga bukan Sri Mulyani.

Sosok ini juga disebut bukan pensiunan jenderal, bukan trah Soekarno, bukan orang partai, bukan militer, orang akademis.

Pembawa pesan Mega merapat ke Teuku Umar

Wakil Ketua DPR dari PDIP Pramono Anung sore ini merapat ke rumah Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jl Teuku Umar, Jakarta Pusat, Jumat (25/4/2014). Kedatangan Pramono ini juga simbol tersendiri jelang pengumuman cawapres Jokowi.

Pantauan di rumah Megawati di Jl Teuku Umar, Jakpus, Jumat (25/04/2014), sekitar pukul 17.30 WIB, sebuah mobil sedan hitam yang ditemani patwal kepolisian masuk ke dalam rumah. Seorang petugas yang berjaga di rumah Mega langsung bergegas membukakan pintu gerbang.

"Yang datang Pramono Anung," kata penjaga rumah.

Masih belum diketahui tujuan Pramono Anung datang ke rumah Megawati. Dia sama sekali tak turun, kaca pintu mobilnya tertutup.

Pramono Anung bersama Ketua MPR Sidarto Danusubroto merapat ke rumah Jokowi pada Jumat (7/3/2014) pagi. Keduanya dikenal sebagai tangan kanan Megawati. Beredar kabar, dua pembawa pesan Mega itu menyampaikan perintah Mega ke Jokowi yang akan segera ditetapkan sebagai capres. Tak lama setelah itu Mega mengajak Jokowi ziarah makan Bung Karno di Blitar dan menetapkan Gubernur DKI itu sebagai capres.

Pembawa pesan Mega merapat ke Teuku Umar

Wakil Ketua DPR dari PDIP Pramono Anung sore ini merapat ke rumah Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jl Teuku Umar, Jakarta Pusat, Jumat (25/4/2014). Kedatangan Pramono ini juga simbol tersendiri jelang pengumuman cawapres Jokowi.

Pantauan di rumah Megawati di Jl Teuku Umar, Jakpus, Jumat (25/04/2014), sekitar pukul 17.30 WIB, sebuah mobil sedan hitam yang ditemani patwal kepolisian masuk ke dalam rumah. Seorang petugas yang berjaga di rumah Mega langsung bergegas membukakan pintu gerbang.

"Yang datang Pramono Anung," kata penjaga rumah.

Masih belum diketahui tujuan Pramono Anung datang ke rumah Megawati. Dia sama sekali tak turun, kaca pintu mobilnya tertutup.

Pramono Anung bersama Ketua MPR Sidarto Danusubroto merapat ke rumah Jokowi pada Jumat (7/3/2014) pagi. Keduanya dikenal sebagai tangan kanan Megawati. Beredar kabar, dua pembawa pesan Mega itu menyampaikan perintah Mega ke Jokowi yang akan segera ditetapkan sebagai capres. Tak lama setelah itu Mega mengajak Jokowi ziarah makan Bung Karno di Blitar dan menetapkan Gubernur DKI itu sebagai capres.
Halaman 2 dari 16
(van/trq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads