Bosnia Tak Tahu Soal Mujahid RI
Rabu, 15 Des 2004 18:56 WIB
Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) Bosnia Mladen Ivanic menyatakan tidak tahu mengenai kedatangan mujahidin dari Indonesia untuk bergabung dalam perang negara itu. Sementara Menlu Hassan Wirajuda menyatakan, pengiriman mujahidin RI hanyalah isu. "Saya tak mendengar informasi soal itu. Saya tak tahu menahu," kata Ivanic usai melakukan penandatangan MoU dengan Menteri Hassan Wirajuda, di Deplu, Jl. Pejambon, Jakarta, Rabu (15/12/2004). Seperti diketahui, Bosnia pernah menjadi tujuan para mujahidin Indonesia untuk berjihad dalam perang negara itu. Hassan juga menyatakan hal yang sama. Menurutnya, Deplu selama ini belum pernah menerima laporan adanya WNI yang dilibatkan perang di Bosnia. "Saya tak pernah jelas juga ada korban di sana. Sejauh ini masih merupakan isu," katanya.Sementara itu, pertemuan Hassan dengan Ivanic menghasilkan kesepakatan untuk membentuk forum konsultasi antar kedua negara. Forum itu salah satunya, pertemuan antar Menlu setiap tiga tahun sekali. MoU juga berisi kesepakatan meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan. Kesepakatan di bidang ekonomi didasari fakta masih rendahnya volume perdagangan antara Bosnia dengan RI . Volum perdagangan antara kedua negara yakni sekitar 500 ribu dolar pertahun yang masih jauh dari potensi yang dimiliki.Ivanic menambahkan, Bosnia dan RI memiliki persamaan visi karena memberantas terorisme dan korupsi. Bosnia berharap hasil pertemuan itu bisa lebih dikembangkan di masa depan. Ivanic juga menyatakan terima kasih atas persahabatan bangsa Indonesia selama ini.
(iy/)











































