Ditemukan Arsenik di Hidangan untuk Jusuf Kalla
Rabu, 15 Des 2004 18:48 WIB
Badung - Hati-hati dengan arsenik. Zat itu merupakan racun yang membuat Munir meninggal dunia. Dan, zat ini ditemukan dalam hidangan yang akan disajikan dalam pertemuan Jusuf Kalla dan tim dengan pimpinan 28 DPD I Golkar di Hotel Intercontinental, Bali. Pertemuan yang digelar di Hotel Intercontinental, Jl. Uluwatu, Badung, Bali itu berlangsung pukul 16.00 WITA, Rabu (15/12/2004). Sebelum semua makanan dihidangkan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla, makanan-makanan itu diperiksa dulu oleh tim dari Paspampres. Ini memang prosder baku yang dilakukan terhadap pejabat negara setingkat presiden dan wakil presiden. Nah, semua makanan lolos, kecuali makanan soto. Setelah diteliti, soto ini tampak mencurigakan. Diduga ada kandungan arsenik di makanan ini sebesar 0,1 mili gram (mg). Karena dicurigai, soto ini segera dikirim ke Lab Forensik Polda Bali untuk diteliti lebih lanjut. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol AS Reniban saat dikonfirmasi detikcom pukul 19.00 WITA membenarkan hal ini. Menurut dia, Polda Bali sudah menerima barang bukti berupa makanan soto yang diduga mengandung arsenik itu. "Benar ada barang bukti yang diduga arsenik 0,1 mg. Sekarang, sedang dilakukan pemeriksaan Lab Forensik Kriminal Polda Bali," kata dia. Menurut dia, pemeriksaan di Lab Forensik memang tidak menggunakan prosedur biasanya. Biasanya, sebelum barang bukti diperiksa di Lab, harus dibawa dulu ke Direskrim. "Untuk kasus ini, administrasi seperti itu akan menyusul," kata dia. Berdasarkan keterangan Reniban, makanan soto ini diketahui mengandung arsenik setelah diperiksa Paspampres. "Sebelum makanan soto disajikan, diperiksa dulu oleh Paspampres. Dan dalam makanan soto, ditemukan diduga racun arsenik. Kemudian Paspampres memanggil Lab Forensik Polda Bali untuk datang ke hotel Intercontinenal dan barang bukti itu diserahkan," jelasnya. Dengan diduga mengandung arsenik, makanan soto itu akhirnya batal disajikan. Reniban belum menjelaskan kapan pemeriksaan Lab Forensik akan selesai dan bisa dipublikasikan. Untuk diketahui Kalla mengundang pimpinan 28 DPD I Golkar di hotel tersebut. Kalla didampingi timnya , seperti Surya Paloh, Agung Laksono, Syamsul Muarif, dan Fahmi Idris. Pertemuan itu terkait dengan perebutan ketua umum Golkar. Kalla menyosialisasikan dirinya kepada para pimpinan DPD I Golkar itu. Untuk diketahui, Hotel Intercontinental ini sendiri adalah milik Surya Paloh. Di hotel ini, Kalla membuat markas untuk kepentingan pencalonannya sebagai ketua umum Golkar.
(asy/)











































